Real Madrid Juara Liga Champions, kalahkan Dortmund 2-0

Real Madrid Juara Liga Champions
Real Madrid Juara Liga Champions

London | EGINDO.co – Real Madrid menahan gempuran Borussia Dortmund untuk memenangkan Liga Champions untuk ke-15 kalinya saat Dani Carvajal dan Vinicius Junior mencetak gol di akhir pertandingan dalam kemenangan 2-0 di Wembley pada Sabtu (1 Juni).

Bek kanan Carvajal menyundul bola hasil tendangan sudut Toni Kroos pada menit ke-74 sebelum Vinicius melepaskan tembakan ke sudut jauh untuk memperpanjang rekor klub raksasa Spanyol itu sebagai klub tersukses dalam sejarah Liga Champions.

Madrid telah memenangkan sembilan final Piala Eropa terakhir mereka dan kompetisi tersebut enam kali dalam 11 musim terakhir.

Namun, bukan untuk pertama kalinya dalam perjalanan itu, mereka harus mengandalkan keberuntungan karena Dortmund yang tidak diunggulkan harus sangat menyesal karena tidak memanfaatkan peluang mereka di babak pertama.

Tendangan Niclas Fuellkrug membentur tiang gawang dan Karim Adeyemi gagal mengonversi peluang satu lawan satu dengan Thibaut Courtois.

Namun, Madrid tampaknya selalu menemukan jalan di kompetisi elite Eropa dan membuat lebih banyak sejarah di ibu kota Inggris.

Baca Juga :  Jabeur Siap Meraih Kemenangan Di Wimbledon Lawan Vondrousova

Carvajal, Kroos, Nacho, dan Luka Modric bergabung dengan legenda Real Paco Gento sebagai satu-satunya pemain yang memenangkan Piala Eropa sebanyak enam kali.

Carlo Ancelotti juga memperpanjang rekornya sebagai pelatih tersukses dalam sejarah kompetisi tersebut dengan gelar kelimanya.

Jumlah pengawas yang mencapai rekor, yakni lebih dari 2.500 orang, ditempatkan di Wembley dengan pihak berwenang ingin menghindari terulangnya kejadian kekerasan yang menodai final Euro 2020 tiga tahun lalu ketika para penggemar yang tidak memiliki tiket menyerbu pintu putar.

Namun, pertanyaan lebih lanjut mengenai operasi keamanan akan muncul karena tiga orang penyusup lapangan berhasil memasuki lapangan pada menit-menit awal pertandingan, dengan satu orang mengambil foto bersama Jude Bellingham dan Vinicius.

Ancelotti mengatakan sebelum pertandingan bahwa ia merasa “seperti singa” setelah tidur siang, tetapi timnya tertidur selama 45 menit pertama karena, didukung oleh ribuan orang yang datang dari Jerman, Dortmund mendominasi.

Peluang Yang Terbuang-Buang Di Dortmund

Keputusan Ancelotti untuk memanggil kembali Courtois untuk penampilan pertamanya di Liga Champions musim ini setelah cedera lutut serius membuahkan hasil karena pemain Belgia itu menjaga timnya tetap dalam permainan.

Baca Juga :  Chelsea Menunjuk Mauricio Pochettino Sebagai Manajer

Peluang terbaik jatuh ke tangan Adeyemi karena Carvajal tidak dapat mengimbangi kecepatan pemain internasional Jerman itu.

Umpan brilian dari Mats Hummels membuat Adeyemi bebas bergerak, tetapi ia melakukan sentuhan keras di bawah tekanan Courtois dan berlari terlalu melebar sebelum tembakannya diblok oleh Carvajal.

Fisik Fuellkrug yang berdada besar membuatnya menjadi favorit penggemar di musim pertamanya di Dortmund.

Striker internasional Jerman itu hampir memecah kebuntuan sebelum turun minum ketika usahanya dari umpan terobosan Ian Maatsen membentur tiang gawang.

Adeyemi kemudian digagalkan sekali lagi oleh Courtois dari sudut sempit dan Fuellkrug tidak dapat memutar tubuhnya yang besar untuk memanfaatkan bola pantul.

Ancelotti, Nacho, dan Modric sangat ingin menekankan pada malam menjelang pertandingan bahwa kebiasaan Madrid untuk menemukan cara untuk menang di Liga Champions bukanlah suatu kebetulan.

Setelah kembali beruntung di babak pertama, juara Spanyol itu menemukan permainan mereka di babak kedua.

Baca Juga :  Bellingham Cetak Dua Gol Saat Madrid Menghantam Osasuna

Gregor Kobel akhirnya dipaksa melakukan penyelamatan pada menit ke-48 dari tendangan Kroos, yang nyaris menandai pertandingan terakhir dalam karier klubnya dengan tendangan bebas spektakuler.

Bellingham dibentuk menjadi bintang dunia selama tiga tahun di Dortmund sebelum pindah ke Madrid 12 bulan lalu dengan harga lebih dari 100 juta euro (US$108 juta).

Pemain internasional Inggris itu hampir menggigit tangan yang biasa memberinya umpan karena ia tidak bisa menyentuh umpan silang Vinicius dengan sempurna.

Madrid mendaratkan pukulan yang menentukan 16 menit menjelang akhir pertandingan ketika Carvajal melompat tinggi untuk menyundul bola ke sudut gawang Kroos.

Kobel kemudian sempat menjaga peluang timnya dengan penyelamatan gemilang dari Eduardo Camavinga dan Nacho, sementara tendangan Bellingham yang mengarah ke gawang dibelokkan ke belakang oleh Nico Schlotterbeck.

Namun Bellingham memiliki momen untuk menikmati kepulangannya saat umpannya memberi umpan kepada Vinicius untuk membunuh Dortmund meskipun Kobel berhasil menahan tendangan keras pemain Brasil itu.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :