Wellington | EGINDO.co – Pihak berwenang mengevakuasi ratusan orang dari rumah-rumah tepi pantai mereka di ibu kota Selandia Baru pada hari Selasa (9 Juni) karena gelombang setinggi 11 meter menghantam pantai.
Walikota Wellington, Andrew Little, menyatakan keadaan darurat menjelang gelombang besar bagi warga tepi pantai di Owhiro Bay, Island Bay, Houghton Bay, dan Breaker Bay.
“Anda harus menjauhi garis pantai selatan,” kata Little dalam sebuah pernyataan, memperingatkan bahwa petugas darurat tidak akan datang untuk membantu siapa pun yang tetap tinggal.
Perintah evakuasi mulai berlaku pada Selasa pagi, dengan polisi dikerahkan untuk memastikan orang-orang pindah ke tempat yang lebih tinggi.
Petugas memasang barikade di jalan-jalan sekitarnya untuk mencegah orang-orang menuju ke pantai.
Dewan setempat mengatakan kejadian serupa pada tahun 2021 memengaruhi banyak rumah di Breaker Bay, dan gelombang selama badai itu mencapai sekitar 6,5 meter.
Gelombang yang memasuki Pelabuhan Wellington pada hari Selasa diukur setinggi 11 meter, kata MetService Selandia Baru.
Hembusan angin sangat kuat di Island Bay sehingga dua wanita terlempar dari tempat duduk mereka saat gelombang menerjang jalan, seperti yang dilihat oleh seorang jurnalis AFP.
Beberapa penerbangan dibatalkan di Bandara Wellington, di mana hembusan angin tercatat hingga 128 km/jam.
Sebuah pesawat kecil dari maskapai lokal Golden Bay Air terbalik karena angin kencang saat diparkir di bandara tanpa penumpang.
Bos maskapai penerbangan Richard Molloy mengatakan kepada stasiun televisi nasional RNZ bahwa petugas pemadam kebakaran telah mengamankan pesawat ke darat.
Sumber : CNA/SL