Medan | EGINDO.com – Pupuk bersubsidi di Sumatera Utara (Sumut) pada Triwulan I, realisasi serapannya sebanyak 89.119 Ton. Penyerapan atau realisasi penyaluran pupuk bersubsidi di Sumatera Utara (Sumut) untuk triwulan I (Januari-Maret) 2026, mencapai 89.119,48 ton. Realisasi serapan pupuk bersubsidi itu terdiri dari jenis Urea yakni 37.281,40 ton, NPK 49.956,40 ton, NPK Formula Khusus 262,60 ton, organik 1.619,08 ton.
Data yang diperoleh EGINDO.com menyebutkan serapan pupuk bersubsidi misalnya Urea setiap bulannya pada awal Tahun 2026 mengalami naik turun. Pada Januari serapan pupuk Urea 13.411,45 ton, pada Februari menurun menjadi 10.301,10 to dan pada bulan Maret meningkat lagi menjadi 13.568,85 ton.
Realisasi serapan jenis pupuk NPK pada Januari 2026 yakni 15.216,30 ton, serapan Februari meningkat menjadi 19.612,25, serapan Maret turun lagi jadi 15.028,85 ton. Untuk pupuk jenis NPK Formula Khusus realisasi serapan Januari 2026 yakni 30 ton, Februari 134,60 ton dan Maret 98 ton. Pupuk Organik realisasi serapan Januari 775,08 ton, serapan Februari 603 ton dan Maret 241 ton. Sedangkan realisasi serapan pupuk bersubsidi untuk jenis Urea pada triwulan I Tahun 2026 yakni sudah mencapai 18,4 persen atau 37.281,40 ton dari alokasi kebutuhan tahun 2026 yakni sebesar 202.586 ton. Sementara pupuk NPK sudah mencapai 20,61 persen atau 49.856,40 ton dari alokasi kebutuhan 241.930 ton.
Sementara itu realisasi serapan pupuk jenis NPK Formula Khusus baru mencapai 12,04 persen atau 262,60 ton dari alokasi kebutuhan 2.181 ton. Sedangkan pupuk jenis organik realisasi serapannya hingga triwulan I tahun ini yakni 2,84 persen atau 1.619,08 ton dari alokasi kebutuhan tahun 2026 yakni 57.780 ton.
Kondisi dari daerah realisasi penyaluran pupuk bersubsidi jenis Urea tertinggi triwulan I Tahun 2026 adalah Kabupaten Simalungun mencapai 5.223,25 ton, kemudian diikuti Deliserdang sebanyak 4.362,50 ton, selanjutnya Kabupaten Dairi sebanyak 3.721 ton. Untuk jenis pupuk NPK bersubsidi realisasi penyaluran tertinggi yakni Simalungun 6.331,25 ton, Dairi 5.642 ton dan Karo 5.468,70 ton. Realisasi penyaluran pupuk bersubsidi untuk jenis NPK Formula Khusus tertinggi berada di Kabupaten Dairi sebanyak 182 ton, Tapanuli Utara 38 ton, Asahan 17,6 ton. Sedangkan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi jenis Organik tertinggi untuk Kabupaten Karo sebanyak 867 ton, Dairi 162 ton dan Deliserdang 141 ton.@
Bs/timEGINDO.com