Puluhan Orang Tewas Dalam Kebakaran Apartemen Di Hanoi

Apartemen terbakar di Hanoi
Apartemen terbakar di Hanoi

Hanoi | EGINDO.co – Lusinan orang tewas dalam kebakaran di sebuah blok apartemen di ibu kota Vietnam, Hanoi, kata media pemerintah pada Rabu (13 September), dengan saksi melaporkan jeritan dari dalam dan seorang anak kecil terlempar dari gedung.

Kebakaran terjadi menjelang tengah malam pada Selasa di lantai parkir gedung 10 lantai tersebut, kata saksi mata, kawasan yang dipenuhi sepeda motor warga.

“Pihak berwenang telah menyelamatkan sekitar 70 orang, bergegas ke rumah sakit 54 orang, termasuk puluhan orang tewas,” kata kantor berita resmi Vietnam.

“Ini adalah kebakaran yang sangat serius,” kata pernyataan itu.

Foto-foto yang diambil oleh fotografer AFP di tempat kejadian menunjukkan api dan asap mengepul dari balkon-balkon yang dibatasi.

Baca Juga :  Perry Warjiyo : 7 Kebijakan Bank Indonesia 5 Tahun Ke Depan

Api padam pada Rabu pagi, dan tim penyelamat berjuang untuk mengakses gedung tersebut – yang berada di gang sempit di daerah perumahan di barat daya Hanoi.

Balkon-balkon kecil di gedung itu dikelilingi besi, dengan blok apartemen hanya memiliki satu pintu keluar – dan tidak ada tangga darurat di luar.

Sekitar 150 orang tinggal di kompleks tersebut, kata pihak berwenang.

Saya mendengar banyak teriakan minta tolong. Kami tidak bisa banyak membantu mereka,” kata seorang wanita, yang hanya bernama Hoa dan tinggal di dekat blok tersebut, kepada AFP di lokasi.

“Apartemennya sangat tertutup sehingga tidak ada jalan keluar, sehingga korban tidak mungkin bisa keluar.”

Baca Juga :  Filipina Dan Jepang Umumkan Negosiasi Pakta Pertahanan Utama

Saksi lain, Huong, mengatakan seorang anak kecil dilempar dari lantai tinggi untuk menghindari kobaran api.

“Saya hendak tidur ketika saya mencium sesuatu. Saya keluar dan melihat api,” katanya.

“Asapnya ada dimana-mana. Ada anak kecil yang terlempar dari lantai tinggi, saya tidak tahu selamat atau tidak, meski ditangkap menggunakan kasur,” ujarnya.

Wakil perdana menteri, Tran Luu Quang, mengunjungi lokasi kejadian pada Rabu pagi, kata media pemerintah.

Vietnam telah mengalami beberapa kali kebakaran mematikan dalam beberapa tahun terakhir, sering kali terjadi di tempat-tempat hiburan seperti bar karaoke populer.

Setahun yang lalu, kebakaran di bar karaoke tiga lantai di pusat komersial Kota Ho Chi Minh menewaskan 32 orang.

Baca Juga :  Sony, Honda Tandatangani JV Jual Mobil Listrik Tahun 2025

Sebanyak 17 orang juga terluka dalam kebakaran tersebut, dan pemiliknya ditangkap atas tuduhan melanggar peraturan pencegahan kebakaran.

Setelah tragedi tersebut, perdana menteri memerintahkan inspeksi terhadap semua tempat yang berisiko tinggi.

Tiga belas orang tewas pada tahun 2018 setelah sebuah kompleks apartemen, juga di Kota Ho Chin Minh, terbakar. 13 orang lainnya meninggal pada tahun 2016 di sebuah tempat karaoke di Hanoi setelah kebakaran.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :