Puluhan Mobil Tertimbun Longsor di Jalur Jalan Sibolga-Tarutung, Sitahuis Tapteng

Puluhan mobil terjebak dalam longsor di Sitahuis
Puluhan mobil terjebak dalam longsor di Sitahuis

Medan | EGINDO.com – Menyedihkan dan mengharukan, puluhan mobil tertimbun tanah longsor di jalur jalan lintas Sumatera dari Sibolga ke Tarutung, di Sitahuis Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Tertimbunnya puluhan mobil itu menandakan bencana dahsyat melanda Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatra Utara yang melumpuhkan akses utama penghubung Tapteng-Tarutung.

Pantauan EGINDO.com lokasi terdampak parah di Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Tapteng. Disamping itu sejumlah titik badan jalan runtuh, material longsor menutupi seluruh badan jalan. Jalur benar-benar terputus total dan warga harus berjalan kaki melewati hutan untuk menghindari daerah longsoran. JH. Sitanggang mengatakan ada puluhan akses jalan yang terputus dan putus akses Rampa-Poriaha. Putusnya akses jalan di Kecamatan Sitahuis membuat daerah itu terisolir.

Puluhan mobil yang tertimbun longsor itu tidak dapat berbuat apa-apa, pasrah dan penumpang harus menyelamatkan diri. Berjalan kaki meninggalkan lokasi longsor. Putusnya jalur darat akses jalan lintas Sumatera itu membuat sulit memberi bantuan. Jalur darat, hanya dapat dilakukan dengan cara berjalan kaki. Bantuan pangan hanya bisa dibawa dengan dipikul itu pun tidak bisa banyak karena ‘medan’ yang tertimbun longsor sangat parah.

Mobil truk terjebak longsor, terguling dan tertimbun longsor

Hanya dengan bantuan alat berat yang banyak baru bisa membuka akses. Begitu beratnya peralatan alat-alat berat, eskapator bekerja keras untuk membuka akses. Banyaknya titik longsor membuat membuka akses darat yang terdampak bencana karena timbunan longsor yang ada di berbagai titik itu memakan waktu berhari-hari. Setelah berhar-hari upaya membuka kembali akses Jalan Tarutung–Sibolga, salah satu jalur utama di wilayah Tapanuli Utara (Taput), menunjukkan hasil untuk membuka akses yang terputus total.

Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Direktur Samapta, Direktur Binmas serta Kapolres Taput memastikan percepatan penanganan pasca longsor berjalan efektif dan terkoordinasi dengan baik. Berdasarkan hasil pengecekan, akses jalan kini sudah dapat ditembus hingga Km 36–38, di Dusun III Pancur Goti, Desa Pagaran Lambung I Parsikaman, Kecamatan Adiankoting.

Daerah perbatasan Tapteng dan Taput longsornya sangat parah

Pada sejumlah titik yang sebelumnya tidak dapat dilalui kini mulai terlihat terbuka berkat kerja keras alat berat yang terus beroperasi sejak hari pertama bencana. Namun, kondisi ‘medan’ yang ekstrim membuat sebagian pembersihan tetap harus dilakukan secara semi-manual. Personel gabungan terlihat bekerja tanpa henti menggunakan sekop, cangkul, dan alat bantu lainnya untuk mengangkat material tanah dan batu yang menutup badan jalan, demi mempercepat normalisasi jalur penting itu.

Bencana dahsyat melanda Kabupaten Tapanuli Tengah Sumatra Utara itu tidak saja melumpuhkan akses utama penghubung Tapteng-Tarutung akan tetapi rumah warga yang berada di tepi jalur jalan lintas Sumatera itu juga dipenuhi material longsor. Warga dan petugas tampak bergotong-royong membersihkan lumpur agar rumah dapat kembali dihuni.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan bahwa pembukaan akses jalan Tarutung–Sibolga menjadi prioritas utama karena jalur tersebut berperan vital bagi mobilitas warga dan distribusi bantuan. Membuka akses Tarutung–Sibolga bukan hanya soal memulihkan transportasi, tetapi juga memastikan bantuan dapat sampai lebih cepat kepada warga yang membutuhkan.@

Bs/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top