PT Bumi Serpong Damai Kejar Marketing Sales Rp10 T pada 2026, Segmen Residensial Jadi Motor Utama

Hermawan Wijaya Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk
Hermawan Wijaya Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk

Jakarta | EGINDO.com – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membidik marketing sales sebesar Rp 10 triliun pada tahun 2026. Target ini dipasang dengan pendekatan yang tetap konservatif dengan komposisi penjualan residensial yang diproyeksikan lebih kuat dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu dikatakan Direktur BSDE, Hermawan Wijaya, kepada wartawan bahwa target 2026 dipatok setara dengan target tahun 2025. Manajemen memilih bersikap realistis dalam menetapkan sasaran. “Untuk tahun 2026, targetnya sama dengan tahun lalu. Mencapai tahun lalu 10 triliun. Kenapa demikian? Karena kita seperti tahun-tahun sebelumnya, target kita itu kita tidak mau terlalu bombastis gitu ya. Tapi nanti di pertengahan jalan kita akan revise ya,” kata Hermawan.

Dijelaskannya sebagai gambaran, perseroan berhasil merealisasikan marketing sales sebesar Rp 10,04 triliun sepanjang 2025, atau sedikit melampaui target yang senilai Rp 10 triliun. Capaian tersebut berasal dari beberapa sumber, meliputi JV land sales sebesar Rp 2,12 triliun, segmen komersial Rp 3,72 triliun, dan residensial senilai Rp 4,19 triliun.

Diakui Hermawan bahwa 2025 merupakan tahun yang cukup menantang bagi industri properti, terutama dari sisi investor. Kondisi tersebut tercermin dari realisasi penjualan residensial BSDE yang terpantau mengalami penurunan, dari semula Rp 5,39 triliun di 2024, menjadi Rp 4,19 triliun pada 2025.

Dipaparkan memasuki tahun 2026, BSDE menargetkan kontribusi residensial lebih optimal. Perseroan membidik marketing sales residensial sekitar Rp 5 triliun.  Kemudian diikuti oleh segmen komersial sebesar Rp3,50 triliun dan JV Land sales sebesar Rp1,50 triliun. Optimisme ini salah satunya didukung keunggulan BSDE yang memiliki cadangan lahan cukup luas, sehingga memberikan fleksibilitas dalam mengatur komposisi produk.

Selain residensial, perseroan juga tetap membuka peluang dari segmen komersial maupun pengembangan kawasan melalui kerja sama dengan mitra lokal dan asing. Secara rinci, untuk segmen komersial, Kawasan komersial BSD City diproyeksikan berkontribusi sebesar Rp1,80 triliun atau setara 18% dari target prapenjualan segmen komersial 2026.

Proyek lain yang diproyeksikan akan berkontribusi pada segmen komersial antara lain gabungan kawasan komersial di berbagai township di luar BSD City, serta Apartemen Southgate masing-masing diproyeksikan akan berkontribusi sebesar Rp950,00 miliar atau setara 10% dan Rp200,00 miliar atau setara 2% dari total target prapenjualan segmen komersial 2026.@

Bs/timEGINDO.com

Scroll to Top