Progres LRT Jakarta Fase 1B Tembus 89%, Jalur Layang Kelapa Gading–Pramuka Tersambung Penuh

Progres Pembangunan LRT Jakarta (Foto: Jakpro)
Progres Pembangunan LRT Jakarta (Foto: Jakpro)

Jakarta|EGINDO.co Proyek strategis LRT Jakarta Fase 1B lintas Velodrome–Manggarai terus menunjukkan progres signifikan. Hingga akhir 2025, pembangunan yang digarap PT Waskita Karya (Persero) Tbk. itu telah mencapai tingkat penyelesaian 89,22%, menandai kemajuan penting dalam upaya memperkuat konektivitas transportasi massal di Ibu Kota.

Salah satu capaian krusial adalah rampungnya penyambungan jalur layang di atas Tol Dalam Kota yang kini telah mencapai 100%. Tahapan ini memastikan lintasan LRT Jakarta tersambung secara utuh dari kawasan Kelapa Gading hingga Jalan Pramuka, sekaligus membuka jalan bagi percepatan penyelesaian konstruksi berikutnya.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menjelaskan bahwa penyambungan bentang girder sepanjang 120 meter menjadi titik strategis dalam proyek bernilai Rp4,1 triliun tersebut. Keberhasilan pekerjaan ini memperkuat struktur utama jalur layang dan menjadi fondasi penting bagi pengoperasian lintas Velodrome–Manggarai ke depan.

Dalam proses pengerjaannya, Waskita Karya memanfaatkan teknologi Building Information Modelling (BIM) serta drone fotogrametri. Penerapan teknologi ini memungkinkan pemantauan progres secara presisi, mempercepat pengambilan keputusan, serta membantu mengidentifikasi potensi kendala konstruksi sejak dini.

Saat ini, fokus pekerjaan beralih pada penyelesaian aspek arsitektural serta sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) di sejumlah stasiun, antara lain Stasiun Pramuka BPKP, Stasiun Pasar Pramuka, Stasiun Matraman, hingga Stasiun Manggarai. Tahapan ini dinilai krusial untuk memastikan kesiapan operasional dan kenyamanan layanan bagi pengguna.

“Dengan capaian yang ada, kami optimistis pembangunan LRT Jakarta Fase 1B dapat diselesaikan sesuai target waktu,” ujar Ermy dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (13/1/2026).

Penyelesaian proyek ini diharapkan memberikan dampak ekonomi yang luas, mulai dari peningkatan mobilitas masyarakat, efisiensi waktu tempuh, hingga mendukung produktivitas kawasan perkotaan. Selain itu, keberadaan LRT Jakarta Fase 1B juga diproyeksikan memperkuat integrasi antarmoda transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis transit di Jakarta dan sekitarnya. (Sn)

Scroll to Top