Profil Singkat Doni Monardo, Yang Berpulang di Usia 60 Tahun

Ketua PP Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Letjen TNI Purn Dr (HC) Doni Monardo berpulang di usia 60 tahun, Minggu (3/12/2023).
Ketua PP Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) Letjen TNI Purn Dr (HC) Doni Monardo berpulang di usia 60 tahun, Minggu (3/12/2023).

Jakarta|EGINDO.co Profil singkat Doni Monardo yang meninggal dunia di usia 60 tahun.

Eks Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Purnawirawan Doni Monardo meninggal dunia.

Berdasarkan informasi yang diterima, Doni Monardo meninggal pukul 17.35 WIB, Minggu 3 Desember 2023.

“Telah meninggal dunia Letjen Purn DR HC Doni Monardo, pada hari Ahad 3 Desember 2023 pukul 17.35 WIB Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT,” tulis tenaga ahli BNPB 2019-2023 Egy Massadiah, Minggu, (3/12/2023).

Doni meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Siloam, Semanggi Jakarta, karena sakit yang dideritanya.

Sebelumnya Eks Kepala BNPB Letjen (Purn) Doni Monardo yang kini sedang terbaring di Rumah Sakit.

Jokowi menjenguk Doni yang dirawat di RS Siloam Semanggi sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa, (7/11/2023).

“Pagi ini Selasa 7 November 2023 sekitar pukul 07.30 Bapak Presiden Joko Widodo berkunjung ke Rumah Sakit Siloam Semanggi untuk membesuk sekaligus mendoakan Letjen Pur DR HC Doni Monardo,” ujar Tenaga Ahli BNPB 2019-2023, Egy Massadiah.

Presiden melihat langsung kondisi terkini Doni Monardo yang dirawat di Lantai 29 RS tersebut. Menurutnya kehadiran Presiden disambut langsung oleh Istri Doni Monardo yakni Santi Monardo.

“Presiden Joko Widodo terlihat memasuki rumah sakit langsung masuk lift menuju lantai 29. Presiden disambut Santi Monardo, istri Doni Monardo dan keluarga lainnya,” katanya.

Ia mengatakan kurang lebih 30 menit, Presiden Jokowi berada di RS Siloam. Dalam kesempatan tersebut Presiden Jokowi tampak mendoakan Doni Monardo. Presiden juga berbincang dengan keluarga dan juga tim dokter yang merawat Doni Monardo.

Baca Juga :  Chandra: Baksos Imlek Buddhist Manjusri, Bantuan Tali Kasih

“Presiden menyempatkan berbincang dengan keluarga bersama team dokter yang merawat Doni,” pungkasnya.

Dikutip dari TribunnewsWiki.com, Letnan Jenderal TNI (Purn) Doni Monardo lahir pada 10 Mei 1963 di Cimahi, Jawa Barat.

Doni Monardo pernah mengemban tugas sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona.

Awal karier Doni Monardo diawali saat ditugaskan di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Setelah lulus Akademi Militer (Akmil), ia berada di Kopassus pada 1986-1998.

Pada kurun waktu tersebut, Doni pernah ditugaskan ke Timor Timur, Aceh, dan daerah lainnya.

Kemudian, pada tahun 1999-2001, Doni ditugaskan di Batalyon Raider Bali.

Tak sampai di situ, Doni juga pernah menjadi Paspampres.

Baca Juga :  Saham Asia Bervariasi,Tersendat Perekonomian China,Hong Kong

Ia sempat ditugaskan di Aceh sebelum ditarik kembali ke Paspampres.

Dikutip dari Diskominfotik.bengkaliskab.go.id, Doni Monardo diangkat menjadi Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Dan Paspampres) pada tahun 2012.

Jabatan strategis itu, diamanatkan setelah Doni mengikuti pendidikan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XVIII) di Lemhannas selama empat bulan.

Mantan Danyonif Raider 900/Satya Bhakti Wirottama Kodam IX/Udayana (1999-2001) yang kini berubah menjadi Yonif 741/Satya Bhakti Wirottama ini merupakan Dan Paspampres ke-20 yang dijabatnya pada 15 Juni 2012-5 September 2014.

Selama bertugas mengawal Presiden, Doni sudah mengikuti kunjungan Presiden Indonesia ke 27 negara di dunia.

Adapun selama berkarier di dunia milier, Doni Monardo telah menduduki berbagai jabatan di TNI.

Baca Juga :  Harga Komoditas Cabai Pada Awal Desember Naik Tajam

Mengenai pendidikannya, Doni Monardo sebelumnya menempuh pendidikan menengahnya di SMA Negeri 1 Padang.

Lantas, ia melanjutkan ke pendidikan Akmil dan lulus dari Akmil pada tahun 1985.

Pendidikan

  • SMA Negeri 1 Padang (1981)
  • Akmil (1985)
  • Sesarcabif
  • Lat Komando
  • Dik Gultor
  • Dik Pemburu
  • Diklapa I
  • Diklapa II
  • Dik Jump Master
  • Dik Free Fall
  • Seskoad (1999)
  • Sesko TNI
  • Lemhannas (2012)

Penugasan

  • Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-65 (Istana Merdeka, 17 Agustus 2010)

Riwayat Jabatan

  • Danyon 11 Grup 1/Kopassus (1998–1999)
  • Danyonif 741/Satya Bhakti Wirottama (1999–2001)
  • Dandenma Paspampres (2001–2003)
  • Katim Analis Intel Kolakoops TNI (2003–2004)
  • Waasops Danpaspampres (2004–2006)
  • Danbrigif Linud 3/Tri Budi Mahasakti (2006–2008)
  • Dan Grup A Paspampres (2008–2010)
  • Danrem 061/Surya Kencana (2010–2011)
  • Wadanjen Kopassus (2011–2012)
  • Danpaspampres (2012–2014)
  • Danjen Kopassus (2014–2015)
  • Pangdam XVI/Pattimura (2015–2017)
  • Pangdam III/Siliwangi (2017–2018)
  • Sekjen Wantannas (2018–2019)
  • Kepala BNPB (2019–2021)
  • Ketua Umum PPAD (2022 – Sekarang)

Sumber: Tribunnews.com/Sn

Bagikan :