Bangkok | EGINDO.co – Federasi Industri Thailand (Federation of Thai Industries/FTI) menyatakan pada hari Selasa bahwa produksi mobil di Thailand pada bulan September turun 6,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi 120.319 unit.
• Angka ini muncul setelah adanya kenaikan sebesar 10,93 persen pada bulan Agustus.
• Thailand merupakan pusat produksi otomotif terbesar di Asia Tenggara sekaligus basis ekspor bagi sejumlah produsen mobil terkemuka dunia, termasuk Toyota dan Honda.
• FTI tetap mempertahankan target produksi mobil tahunan sebesar 1,45 juta unit, setelah sebelumnya menurunkan target tersebut pada bulan Juli dari angka 1,5 juta unit yang ditetapkan di awal tahun.
• Penjualan mobil domestik pada bulan September meningkat 14,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menyusul kenaikan 25,59 persen pada bulan Agustus, ungkap federasi tersebut.
• Peningkatan ini didorong oleh kendaraan listrik, ujar Surapong Paisitpattanapong, juru bicara Klub Industri Otomotif di bawah Federasi Industri Thailand.
• Ekspor mobil naik 4,55 persen secara tahunan (year-on-year) pada bulan September, dibandingkan dengan penurunan 2,04 persen pada bulan sebelumnya, menurut FTI.
• Klub otomotif FTI menyatakan bahwa produsen mobil di Thailand telah melanjutkan kembali kegiatan produksi setelah sempat terganggu oleh banjir bulan lalu.
• Banjir tersebut sempat mengganggu operasional produsen mobil maupun pemasok suku cadang, serta menelan setidaknya 80 korban jiwa.
Sumber : CNA/SL