Presiden Jokowi: Penting Keseimbangan antara SDM dan Sarana Kesehatan

Presiden Joko Widodo dan Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam kunjungan kerja ke RSUD Konawe, Sulawesi Tenggara
Presiden Joko Widodo dan Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam kunjungan kerja ke RSUD Konawe, Sulawesi Tenggara

Jakarta | EGINDO.co – Pemerataan layanan kesehatan baik sumber daya manusia (SDM) dan sarana penunjang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam kunjungan kerja ke RSUD Konawe, Sulawesi Tenggara. Presiden menyatakan, kunjungan tersebut bertujuan melihat kesiapan SDM spesialis dan ruangan di RSUD Konawe, Sulawesi Tenggara.

“Saya ingin melihat, Pak Menteri juga ingin melihat kesiapan SDM-nya, spesialisnya, ruangannya. Saya tadi, Pak Dirut RS, Pak Bupati menyampaikan, Pak Gubernur, akan menyiapkan. Tugas pemerintah pusat mengirimkan alat-alat tadi untuk memperbaiki layanan di bidang kesehatan,” kata Presiden Joko Widodo dalam siaran pers Kemenkes yang dilansir EGINDO.co

Menurut Dirut RSUD Konawe Abdul Rahman Matta, pihaknya akan terus meningkatkan layanan RSUD Konawe. Saat ini, RSUD Konawe memiliki tiga layanan unggulan, yaitu CT Scan yang sudah beroperasi sejak 2019, unit hemodialisis yang dilengkapi 6 mesin hemodialisis, dan guest house yang dapat mengakomodasi keluarga pasien rawat inap yang ingin turut menginap di rumah sakit.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Tiba Di Korea Selatan

Mengenai ketersediaan SDM tenaga kesehatan, Direktur Abdul Rahman mengatakan, RSUD Konawe saat ini memiliki 14 dokter umum dan 29 dokter spesialis mulai dari 4 spesialis dasar seperti spesialis anak, obgin, penyakit dalam, dan bedah, serta spesialis lainnya. “Kami juga memiliki spesialis THT, neurologi atau saraf, kemudian mata. Kami ada subspesialis paru, gizi klinik, kemudian ada subspesialis bedah mulut, dan juga ada kesehatan jiwa, kemudian rehab medik,” kata dia.

Direktur Abdul Rahman menambahkan, meski berstatus sebagai rumah sakit tipe C yang berada di Kabupaten Konawe, pasien yang dilayani RSUD Konawe tidak hanya sebatas dari Kabupaten Konawe. RSUD Konawe juga juga melayani pasien dari kabupaten sekitar Konawe. “Pasien kami juga dari kabupaten Kolaka Timur, Kolaka, Kolaka Utara. Ada juga dari Konawe Utara. Jadi tidak hanya melayani masyarakat Konawe,” kata dia.

Baca Juga :  Elon Musk : Resesi Bisa Berlangsung Hingga 2024

Direktur Abdul Rahman mengatakan, Poli Penyakit Dalam menjadi poli yang menerima kasus rujukan. Menurutnya, pneumonia, dispepsia, diabetes melitus, dan beberapa penyakit saluran pencernaan atau penyakit saluran pernapasan menjadi diagnosis yang sering ditemui di Poli Penyakit Dalam. Untuk layanan spesialis Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefro (KJSU) yang menjadi perhatian pemerintah pusat, Direktur Abdul Rahman menyatakan, RSUD Konawe memiliki beberapa dokter yang sedang meneruskan ke jenjang pendidikan spesialis terkait layanan KJSU. “Kami punya beberapa dokter di sini yang saat ini juga sedang sekolah baik itu jantung, saraf, dan bedah saraf,” ujar Direktur Abdul Rahman soal penyiapan SDM.

Mengenai sarana dan prasarana untuk layanan spesialistik, Kabid Perencanaan Linda Yulianti Hasan menyatakan, RSUD Konawe sangat terbantu dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 yang diberikan pemerintah pusat. Menurutnya, DAK 2024  yang diberikan pemerintah pusat dialokasikan untuk membangun gedung sitotoksik. Sementara itu, bantuan SIHREN atau bantuan penguatan sistem layanan kesehatan rujukan akan dialokasikan untuk program NICU, Catheterization laboratory (Cath Lab), dan alat CT Scan.@

Baca Juga :  Puluhan Ribu Pelajar Hadiri FPN Di Stadion Manahan

Rel/fd/timEGINDO.co

Bagikan :