Ciamis|EGINDO.co. Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Ciamis menghadirkan inovasi pelayanan yang berbeda. Pada Selasa, 17 Maret 2026, Polres Ciamis resmi mengoperasikan Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya dengan mengusung nuansa budaya Kerajaan Galuh. Kehadiran pos ini tidak hanya difokuskan pada pengamanan arus lalu lintas, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang melintas.
Pos terpadu tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti ruang istirahat, ruang laktasi, area bermain anak, akses WiFi gratis, hingga layanan pijat untuk pengendara yang mengalami kelelahan. Selain itu, hiburan musik langsung turut dihadirkan guna menciptakan suasana lebih santai dan menyenangkan di tengah perjalanan panjang menuju kampung halaman.
Kapolres Ciamis, Hidayatullah, menyampaikan bahwa konsep pelayanan berbasis budaya lokal ini merupakan upaya untuk menghadirkan pendekatan yang lebih humanis selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Ia juga mengingatkan para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan dan memanfaatkan pos pelayanan untuk beristirahat jika kondisi fisik menurun.
Sejumlah media nasional turut menyoroti pentingnya inovasi layanan mudik tahun ini. Antara melaporkan bahwa penyediaan fasilitas ramah pemudik, termasuk ruang istirahat dan layanan kesehatan, menjadi strategi utama aparat dalam menekan angka kecelakaan selama musim mudik. Sementara itu, Kompas menekankan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan daya tarik sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.
Inovasi yang dilakukan Polres Ciamis ini pun mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Selain memberikan rasa aman dan nyaman, konsep pos pelayanan bernuansa budaya dinilai efektif sebagai sarana memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya daerah kepada para pemudik yang melintasi wilayah tersebut. (Sn)