Polisi Tahan Siswa Karena Putar Film Dokumenter BBC Modi

Film Dokumenter BBC Modi
Film Dokumenter BBC Modi

New Delhi | EGINDO.co – Polisi India pada hari Jumat menahan para pelajar di New Delhi setelah menghentikan pemutaran film dokumenter BBC tentang peran Perdana Menteri Narendra Modi selama kerusuhan sektarian yang mematikan pada tahun 2002.

Para mahasiswa di Universitas Delhi telah mengikuti beberapa kampus di seluruh negeri dalam melakukan siaran, menentang upaya pemerintah untuk menghentikan penyebarannya dengan memblokir publikasi di media sosial.

Polisi menyerbu universitas setelah kelompok mahasiswa yang mendukung partai berkuasa Modi keberatan dengan pemutaran, menyita laptop dan memberlakukan larangan pertemuan lebih dari empat orang.

Petugas polisi Sagar Singh Kalsi mengatakan kepada saluran berita India NDTV bahwa 24 siswa ditahan.

Baca Juga :  Singapura-India Tingkatkan Kerjasama Semikonduktor Dan Teknologi Digital

Program dua bagian BBC menuduh bahwa Modi telah memerintahkan polisi untuk menutup mata terhadap kerusuhan mematikan saat dia menjadi menteri utama negara bagian Gujarat.

Kekerasan dimulai setelah 59 peziarah Hindu tewas dalam kebakaran di kereta api. Tiga puluh satu Muslim dihukum karena konspirasi kriminal dan pembunuhan atas insiden itu.

Sedikitnya 1.000 orang, kebanyakan Muslim, tewas dalam kerusuhan yang terjadi kemudian.

Film dokumenter itu mengutip laporan kementerian luar negeri Inggris yang sebelumnya dirahasiakan yang mengatakan kekerasan itu “bermotivasi politik” dan tujuannya “untuk membersihkan Muslim dari wilayah Hindu”.

Laporan tersebut juga mengklaim bahwa kerusuhan tidak mungkin terjadi “tanpa iklim impunitas” yang diciptakan oleh pemerintahan Modi.

Baca Juga :  Jerman Menghentikan Facebook Membagi Data WhatsApp

India telah menolak serial tersebut sebagai bagian propaganda yang “bermusuhan” dan memerintahkan platform media sosial besar seperti Twitter dan YouTube untuk memblokir pembagian atau streaming di bawah undang-undang teknologi informasi yang kontroversial.

Awal pekan ini, pihak berwenang di Universitas Jawaharlal Nehru yang bergengsi di New Delhi juga melarang upaya penyaringan dan memperingatkan “tindakan disipliner yang ketat” jika dekrit itu diabaikan.

Tetapi kelompok mahasiswa yang menantang di sana dan di banyak kampus di seluruh India telah berkumpul untuk menonton film dokumenter di laptop dan layar ponsel.

Modi memimpin Gujarat dari tahun 2001 hingga pemilihannya sebagai perdana menteri pada tahun 2014 dan sempat menghadapi larangan perjalanan oleh Amerika Serikat atas kekerasan tersebut.

Baca Juga :  China, Rusia dan Iran Gelar Pembicaraan Nuklir di Beijing Jumat Ini

Sebuah tim investigasi yang ditunjuk oleh Mahkamah Agung India untuk menyelidiki peran Modi dan lainnya dalam kekerasan tersebut mengatakan pada tahun 2012 tidak menemukan bukti untuk menuntutnya.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :
Scroll to Top