Polisi Spanyol Sita 74 Ton Buah Zaitun Curian,Harga Melonjak

74 ton buah zaitun curian disita
74 ton buah zaitun curian disita

Madrid | EGINDO.co – Polisi Spanyol telah menyita 74 ton buah zaitun curian di provinsi selatan Seville, pencurian terbaru yang dipicu oleh melonjaknya harga akibat berkurangnya panen.

Dua belas orang ditangkap di kota Pilas karena dugaan keterlibatan mereka dalam pencurian dan perdagangan buah zaitun, kata polisi dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat.

Spanyol adalah produsen zaitun dan minyak zaitun terbesar di dunia. Gelombang panas saat pohon zaitun sedang berbunga dan kekeringan parah telah menyebabkan penurunan produksi sehingga menaikkan harga. Panen serupa diperkirakan terjadi pada tahun 2024, menurut perkiraan.

Polisi juga mendeteksi pencurian minyak zaitun.

Sekitar 6.000 liter minyak zaitun extra virgin dicuri pada akhir September dari produsen minyak zaitun Terraverne, yang beroperasi di Teba, sebuah desa kecil di provinsi Malaga, dan berspesialisasi dalam minyak zaitun premium.

Baca Juga :  Spanyol Meraih Kemenangan, Memastikan Tempat Di Piala Dunia

Minyak zaitun sudah dikemas dalam botol untuk dikirim ke pelanggan, kata juru bicara Laura Larrubia Nogales.

“Dengan harga minyak zaitun, mencuri minyak kini seperti mencuri perhiasan,” kata Larrubia Nogales dalam wawancara telepon.

Ini adalah pertama kalinya mereka mengalami perampokan seperti ini, katanya.

Para pencuri menonaktifkan kamera keamanan dan melakukan perampokan pada malam hari sehingga menimbulkan kerusakan parah.

Perusahaan telah memperkuat langkah-langkah keamanan, memasang lebih banyak alarm dan kamera perimeter. Polisi sedang melakukan patroli malam di dekat lokasi, tambah Larrubia Nogales.

Marin Serrano El Lagar, sebuah perusahaan pengepres minyak di Carcabuey, Cordoba, mencuri sekitar 50.000 liter minyak zaitun beberapa hari kemudian. Perusahaan menolak berkomentar kepada Reuters mengenai insiden tersebut.

Baca Juga :  Gavi - Spanyol, Pencetak Gol Piala Dunia Termuda Sejak Pele

Dcoop, koperasi minyak zaitun terbesar di Spanyol dan produsen minyak zaitun terbesar kedua di Spanyol, mengatakan tidak ada satupun mesin cetaknya yang mengalami perampokan.

Namun “yang jelas adalah bahwa harga meningkatkan godaan”, kata Dcoop dalam menanggapi Reuters.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :