Polisi Amankan 8 Orang Usai Polsek Candipuro Lampung Dibakar

Polsek Candipuro Lampung dibakar warga

Jakarta | EGINDO.com   -Polisi mengamankan delapan orang terkait peristiwa pembakaran Polsek Candipuro, Lampung Selatan, pada Selasa (18/5) malam kemarin.

“Pagi ini sudah diamankan delapan orang,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat dikonfirmasi, Rabu (19/5).

Namun, Pandra belum dapat merinci lebih lanjut mengenai identitas pihak-pihak yang diamankan itu. Dia menuturkan bahwa penyidik kepolisian sudah mengidentifikasi sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam insiden pembakaran tersebut.

Beberapa di antaranya, seperti inisiator aksi, provokator pembakaran, hingga warga yang ikut-ikutan melakukan aksi pembakaran tersebut.

“Ini adalah sekelompok masyarakat saja yang memprovokasi,” tambah Pandra.

Dari informasi yang didapat, kata Pandra, tidak ada anggota Polsek yang menjadi korban akibat insiden tersebut. Menurut dia, tahanan yang berada di Polsek juga telah dievakuasi.

Pandra menjabarkan, peristiwa itu bermula dari aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat. Mereka mengeluhkan banyak kasus yang tidak ditangani.

Namun pertemuan tersebut berujung aksi brutal dengan membakar kantor polisi tersebut.

“Kapolsek bertanggung jawab selain memelihara kamtibmas ada tugas penegakan disiplin protokol covid-19. Tanpa kenal lelah personel Lampung Selatan ini,” ucapnya.

Pandra menyebut jumlah petugas kepolisian yang hanya 19 orang terkadang tak mampu menangani seluruh keluhan masyarakat Candipuro yang mencapai 55 ribu orang.

Dia membeberkan, selama 2021 ini sudah ada tujuh kasus laporan polisi terkait kejahatan jalanan yang dikerjakan oleh Polsek Candipuro.

“Pengungkapan kasus Polsek Candipuro dari Januari sampai April terakhir ini ada tujuh laporan polisi yang sudah ditangani, dengan empat sudah P21 atau berkas sudah naik (ke Kejaksaan),” imbuhnya.

Sumber: CNN Indonesia/Sn