Beijing | EGINDO.co – Perdana Menteri Mongolia L. Oyun-Erdene dan CEO Tesla Elon Musk mendiskusikan potensi investasi dan kerja sama di sektor kendaraan listrik dalam sebuah pertemuan virtual pada hari Selasa (6/6), demikian pernyataan yang dikeluarkan atas nama pemerintah Mongolia.
Musk dan pemerintah Mongolia membicarakan tentang potensi usaha penelitian bersama tentang penggunaan elemen tanah jarang dan mineral baterai, pernyataan itu menambahkan.
Mongolia yang kaya akan sumber daya diberkahi dengan deposit mineral tanah jarang dan tembaga yang luas, yang merupakan bahan penting dalam rantai pasokan kendaraan listrik.
Negara ini baru-baru ini memulai produksi di tambang Oyu Tolgoi, salah satu deposit tembaga dan emas terbesar di dunia, yang pada akhirnya dijadwalkan untuk menghasilkan lebih dari 500.000 metrik ton tembaga per tahun.
Sumber : CNA/SL