Platform APP Group, Luncurkan Program PROTECT30, Kelola Lanskap Berkelanjutan di Bukit Tigapuluh

Aksi bersama untuk konservasi gajah
Aksi bersama untuk konservasi gajah

Jakarta | EGINDO.com – Platform keberlanjutan Asia Pulp and Paper (APP) Group, Regenesis, adalah komitmen jangka panjang APP dalam bidang iklim, alam, dan masyarakat, termasuk ambisi hutan positif APP serta target restorasi dan konservasi.

Melalui platform tersebut, APP berkomitmen untuk melindungi, memulihkan, dan mengelola secara bertanggung jawab lanskap prioritas sebagai bagian dari kontribusi yang lebih luas terhadap perlindungan hutan. Lanskap Bukit Tigapuluh telah diidentifikasi sebagai salah satu lanskap prioritas yang berada di sekitar area konsesi APP. Sekitar 400.000 hektar terdampak dalam program ini, termasuk masyarakat desa sekitar.

Sebagai bagian dari upaya ini, APP Group bekerja sama dengan sebuah konsorsium yang terdiri dari Proforest, KKI WARSI, dan WWF-Indonesia. Difasilitasi oleh Proforest, konsorsium tersebut melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Dinas Kehutanan Provinsi (Dishut), Balai Taman Nasional Bukit Tigapuluh, serta instansi pemerintah daerah terkait lainnya untuk mengembangkan program konservasi dan restorasi jangka panjang yang mendukung penghidupan berkelanjutan serta implementasinya. Inisiatif ini berkontribusi pada kegiatan remediasi yang sejalan dengan persyaratan Remedy Framework oleh Forest Stewardship Council (FSC).

Program yang bernama PROTECT30, kini memasuki tahap awal implementasi. APP Group dan konsorsium berfokus pada pembentukan tata kelola yang jelas, metodologi yang disepakati, dan koordinasi di lapangan.

Taman Nasional Bukit Tigapuluh, yang membentang di sebagian wilayah Jambi dan Riau di Sumatra, merupakan salah satu lanskap hutan signifikan terakhir di pulau tersebut. Kawasan itu mempunyai keanekaragaman hayati yang kaya, termasuk gajah yang yang terancam punah (critically endangered), dan menjadi rumah bagi masyarakat yang identitas budaya serta mata pencahariannya berkaitan erat dengan hutan.

Menetapkan landasan operasional yang kuat pada tahap ini sangat penting untuk mendukung program konservasi dan restorasi yang berkelanjutan selama beberapa tahun ke depan. Seiring berjalannya program dan capaian-capaian, informasi terkini akan disampaikan melalui website APP untuk memastikan komunikasi eksternal tetap konsisten, akurat, dan mencerminkan kemajuan bersama. Komitmen tersebut diperkuat oleh kolaborasi berkelanjutan dengan BKSDA Jambi.@

Bs/fd/timEGINDO.com

Scroll to Top