Pilot Malaysia Airlines Dinyatakan Bersih dari Tes Narkoba, Awak Kabin Menyusul

Pilot dan Awak Kabin Malaysia Airlines jalani tes narkoba
Pilot dan Awak Kabin Malaysia Airlines jalani tes narkoba

Kuala Lumpur | EGINDO.co – Seluruh pilot maskapai nasional Malaysia Airlines dinyatakan negatif narkoba setelah menjalani proses pemeriksaan wajib yang diperintahkan menyusul penangkapan seorang pilot di Indonesia atas tuduhan penyelundupan narkoba. Malaysia Aviation Group (MAG), selaku perusahaan induk, menyampaikan hal ini pada Senin (17 Agustus) dan menambahkan bahwa pemeriksaan selanjutnya akan dilakukan terhadap awak kabin mereka.

Seorang pilot Malaysia Airlines ditahan pada 28 Juli setelah pihak berwenang menemukan 26 kg MDMA—obat terlarang yang memengaruhi kesadaran—di dalam bagasinya saat tiba di Jakarta dari Kuala Lumpur.

Tes urine juga menunjukkan bahwa pilot Malaysia Airlines tersebut berada di bawah pengaruh kokain dan metamfetamin, menurut keterangan pihak bea cukai.

Dalam sebuah pernyataan, MAG menyebutkan bahwa karena hasil pemeriksaan seluruh pilot menunjukkan hasil negatif, perusahaan akan melanjutkan ke tahap berikutnya dari program tersebut, yakni pemeriksaan terhadap sekitar 2.840 awak kabin Malaysia Airlines yang dimulai pada 18 Agustus dan diperkirakan selesai pada 3 September.

MAG mengoperasikan Malaysia Airlines, serta maskapai penerbangan jarak pendek Firefly dan maskapai khusus perjalanan haji, Amal.

“Penyelesaian tahap pertama ini merupakan tonggak penting dalam langkah-langkah yang berkomitmen kami terapkan, namun upaya kami tidak berhenti sampai di sini,” ujar Presiden sekaligus CEO Grup MAG, Kapten Nasaruddin A Bakar.

“Kami melanjutkan pemeriksaan di kelompok operasional lainnya untuk memastikan standar ketat yang sama diterapkan secara konsisten di seluruh maskapai kami. Keselamatan tetap menjadi inti dari setiap keputusan yang kami ambil, dan kami akan terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memperkuat sistem pengamanan, menegakkan standar operasional, serta menjaga kepercayaan penumpang dan pemangku kepentingan kami,” ujarnya.

MAG juga menyatakan bahwa lebih dari separuh dari 158 pilot dan 163 awak kabin Firefly telah menjalani pemeriksaan, dengan seluruh hasil menunjukkan negatif hingga saat ini.

Pihaknya menambahkan bahwa Firefly juga berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan pemeriksaan bagi seluruh pilot dan awak kabin yang tersisa paling lambat tanggal 25 Agustus.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top