PFI Sumut Sambut Pencanangan HFN, Akan Gelar Pagelaran Budaya, Pamerkan Benda Filateli Sumatera Timur

Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia Sumatera Utara berudensi dengan Kepala Kantor PT. Pos Indonesia KCU Medan, Dicky Hendramawansyah (kedua dari kiri)
Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia Sumatera Utara berudensi dengan Kepala Kantor PT. Pos Indonesia KCU Medan, Dicky Hendramawansyah (kedua dari kiri)

Medan | EGINDO.com – Pengurus Daerah (PD) Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PFI) Sumatera Utara (Sumut) akan menyambut pencanangan Hari Filateli Nasional (HFN) pada 29 Maret 2026 dan akan mengadakan Pagelaran budaya, Pameran benda benda filateli Sumatera Timur di kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Hal itu terungkap ketika Pengurus Daerah (PD) Perkumpulan Penggemar Filateli Indonesia (PFI) Sumatera Utara beraudensi dengan Kepala Kantor/Executive General Manager PT. Pos Indonesia (Persero) KCU Medan, Dicky Hendramawansyah pada Kamis (26/3/2026) di Kantor Pos KCU Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Ketua PD PFI Sumatera Utara Drs. Syahniman M.Si bersama Sekretaris PFI Sumatera Utara Agus Kirnanda, SE, M.Si dan Bidang Litbang/Humas Ir. Fadmin Malau serta Bendahara Dra. Euis Juniwati Carkadi kepada Kepala Kantor PT. Pos Indonesia KCU Medan, Dicky Hendramawansyah mengatakan pada 29 Maret 2026 akan dicanangkan sebagai Hari Filateli Indonesia oleh Menteri Kebudayaan Indonesia Dr. Fadli Zon di Yogyakarta dan pengurus filateli daerah Sumatera Utara melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan prangko di Kantor PT. Pos Indonesia KCU Medan.

Disamping itu PD PFI Sumatera Utara kata Syahniman akan mengadakan Pagelaran budaya, Pameran benda benda kebudayaan dan pameran benda benda filateli Sumatera Timur di kota Binjai, Sumatera Utara pada 10 hingga 12 April 2026 mendatang dengan tujuan untuk membangkitkan kembali budaya yang ada di Sumatera Timur yang saat ini mulai ditinggalkan seiring dengan budaya modern yang digandrungi kaula muda.

“Perlu ditampilkan, dipamerkan benda benda filateli Sumatera Timur agar masyarakat mengetahuinya. Banyak masyarakat yang belum atau tidak mengetahui budaya Sumatera Timur, begitu juga dengan benda benda filateli yang ada di Sumatera Timur sehingga dengan dilakukannya Pagelaran budaya dan pameran benda filateli Sumatera Timur masyarakat menjadi mengetahuinya dan mencintainya,” kata Syahniman menjelaskan.

Sementara itu Sekretaris PFI Sumatera Utara Agus Kirnanda, SE, M.Si mengatakan dalam Pagelaran Budaya, Pamerkan Benda Benda Filateli Sumatera Timur akan berlangsung selama tiga hari dari hari Jum’at, Sabtu dan Minggu dengan menampilkan pameran benda benda filateli dari Sumatera Timur dan pagelaran budaya dari Sumatera Timur yakni Pagelaran Budaya Adat Karo menampilkan adat budaya kearifan lokal upacara adat Ndilo Wari Udan yang secara harfiah berarti memanggil hari hujan. “Upacara ini biasanya dilakukan saat musim kemarau panjang dan melibatkan tarian tradisional yang dikenal sebagai Tari Gundala-gundala,” kata Agus.

Pada hari kedua, Sabtu ditampilkan Pagelaran Budaya Adat Simalungun dengan menampilkan upacara adat Rondang Bintang yaitu upacara adat untuk merayakan hasil panen dan juga ada maksud mencari jodoh antar pemuda pemudi yang pada saat upacara adat Rondang Bintang itu. Sedangkan pada hari ketiga, Minggu Pagelaran Adat Budaya Melayu dengan pementasan upacara adat Hempang Pintu serta lomba tari Serampang 12 tingkat pelajar dan Lomba Busana Adat Melayu tingkat pelajar.

Sementara itu Bidang Litbang/Humas Ir. Fadmin Malau mengatakan semua acara upacara adat budaya Karo, Simalungun dan Melayu akan diekspose secara lengkap diberbagai media massa sebagai informasi dan pencerahan akan adat budaya yang kaya akan kearifan lokal. Hal itu bukan saja dilakukan ekspose di media massa akan tetapi juga ada lomba Vlog bertema budaya yang mana para siswa membuat liputan upacara adat budaya yang ditampilkan dikemas dalam sebuah Vlog yang diupload di youtube dan media sosial lainnya.@

 Rel/timEGINDO.com

Scroll to Top