Medan | EGINDO.com – Para petani bingung, harga Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit di daerah penghasil pada Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pekan masih bertahan rendah. Untuk harga tertingginya turun ke level Rp 3.050.
Sementara itu harga terendah di kabupaten Batubara dan Asahan sebesar Rp 2.450/kg. Adapun secara rinci, harga TBS pada 15 daerah penghasil sawit di Sumut pekan ini adalah sebagai berikut: 1. Langkat Rp 2.555/kg. 2. Deli Serdang Rp 2.650/kg. 3. Serdang Bedagai Rp 3.100/kg. 4. Simalungun Rp 2.755/kg. 5. Batubara Rp 2.450/kg. 6. Asahan Rp 2.450/kg. 7. Labuhanbatu Utara Rp 2.600/kg. 8. Labuhanbatu Rp 2.520/kg. 9. Labuhanbatu Selatan Rp 3.000/kg. 10. Padanglawas Utara Rp 2.700/kg. 11. Padanglawas Rp 3.050/kg. 12. Tapanuli Selatan Rp 3.050/kg. 13. Tapanuli Tengah Rp 2.470/kg. 14. Mandailing Natal Rp 3.000/kg dan 15. Pakpak Bharat Rp 2.670/kg.
Dari kondisi harga pada daerah penghasil, untuk harga rata-rata TBS di daerah penghasil sawit di Sumut pekan ini berkisar Rp 2.450 hingga Rp 3.050 dari pekan lalu Rp 2.100 hingga Rp 3.350/kg.
Menurut sejumlah petani kelapa sawit kepada EGINDO.com bahwa harga TBS kelapa sawit pekan ini belum banyak perubahan dibandingkan pekan lalu. “Iya bang, memang ada sedikit kenaikan dari harga pekan lalu secara rata-rata akan tetapi tidak seperti yang dikatakan pemerintah harga TBS kelapa sawit sudah kembali normal,” kata Mahyudanil (47) petani kelapa sawit di Deliserdang Sumatera Utara.
Katanya petani berharap harganya bisa membaik pada pekan mendatang dan pemerintah tidak membuat kebijakan yang aneh-aneh dari kelapa sawit agar harga kelapa sawit dapat membaik sebagaimana di negera tetangga petani kelapa sawitnya hidup sejahtera.@
Bs/timEGINDO.com