Peringati Hari Lingkungan Hidup se-Ddunia, Mari Berdamai dengan Tanah

Prangko Indonesia seri Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2015
Prangko Indonesia seri Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2015

Oleh: Isman Budiman

Tahun ini 2024, Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) diperingati pada Rabu, 5 Juni 2024 dengan mengusung tema “Restorasi Lahan, Penggurunan, dan Ketahanan terhadap Kekeringan” (Land Restoration, Desertification, and Drought Resilience).

Slogan yang digunakan yaitu “Tanah kita. Masa depan kita. Kami adalah Restorasi Generasi” karena tahun ini menandai peringatan 30 tahun Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Memerangi Penggurunan (UNCCD).

Maksud dari Restorasi Generasi yaitu kita tidak bisa memutar balik waktu, tetapi kita bisa menumbuhkan hutan, menghidupkan kembali sumber air, dan mengembalikan tanah. Kita adalah generasi yang bisa berdamai dengan tanah.

Sejarah Awal

Hari Lingkungan Hidup Sedunia berawal pada tahun 1972 ketika Majelis Umum PBB menetapkan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia saat berlangsung Konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia (5-16 Juni 1972) di Stockholm, Swedia (negara di Eropa). Hari istimewa ini pertama kali diperingati pada tahun 1973 dengan slogan “Hanya Satu Bumi” (Only One Earth).

Baca Juga :  Arogansi Sopir Truk BG 8420 VB, Berujung Malapetaka

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diadakan setiap tanggal 5 Juni sejak tahun 1973 merupakan inisiatif yang dipimpin Program Lingkungan PBB (UNEP), organisasi dalam sistem PBB dengan tujuan meningkatkan kesadaran untuk mengambil tindakan lingkungan yang positif di seluruh dunia bagi perlindungan alam dan planet bumi.

UNEP (United Nations Environment Programme) didirikan pada 5 Juni 1972 oleh Maurice Frederick Strong (1929-2015), pengusaha minyak dan mineral asal Kanada yang berperan penting dalam globalisasi gerakan lingkungan hidup. Dia menjadi Direktur Eksekutif pertama UNEP (1972-1975) yang bermarkas di Nairobi, ibu kota Kenya (negara di Afrika Timur). UNEP menjadi badan PBB pertama yang berkantor pusat di negara berkembang, bukan di New York, Jenewa, atau Wina.

Baca Juga :  PM China Li Qiang Kunjungi Australia Minggu Ini

Prangko Tema Lingkungan

Indonesia pernah menerbitkan seri prangko istimewa “Hari Lingkungan Hidup Sedunia” pada 5 Juni 2015. Tema peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2015 kala itu tercetak pada prangko bernominal Rp 3.000,- yaitu “Seven Billion Dreams, One Planet, Consume With Care” (Tujuh Miliar Mimpi, Satu Planet, Konsumsilah dengan Hati-hati).

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menerjemahkan tema itu menjadi “Mimpi dan Aksi Bersama untuk Keberlanjutan Kehidupan di Bumi” yang tercantum pada Carik Kenangan (Souvenir Sheet) bernominal Rp 5.000,- dan Sampul Hari Pertama (First Day Cover).

Tanah selalu diam walaupun diinjak. Namun, tanah bisa mengubur orang yang menginjaknya. Mari bersama menjaga tanah, air, dan udara untuk bumi yang lebih baik. Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2024.@

Baca Juga :  Otoritas Turki Mendenda Unit Lokal Pertukaran Crypto Binance

***

Penulis adalah filatelis dan pemerhati masalah lingkungan

 

Bagikan :