Medan | EGINDO.com – Penumpang Lebaran tahun 2026, Bandar Udara (Bandara) Internasional Kualanamu memproyeksikan jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026 mencapai 443 ribu orang dengan 3.009 pergerakan pesawat pada rentang waktu 13 hingga 30 Maret 2026.
Angka tersebut diperkirakan meningkat sekitar 2 hingga 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Angkasa Pura Aviasi memastikan kesiapan operasional bandara dengan membentuk Posko Terpadu Angkutan Lebaran yang berlangsung selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026 atau H-8 sampai H+8 Lebaran.
Kemudian Posko dibentuk guna memastikan operasional bandara berjalan aman, tertib, dan lancar selama periode mudik dan arus balik, mengingat trafik penumpang diproyeksikan meningkat signifikan. Selain itu, Bandara Kualanamu juga mencatat adanya 151 penerbangan tambahan (extra flight) dari sejumlah maskapai. Penerbangan tambahan tersebut didominasi rute menuju dan dari Jakarta serta Palembang.
Plt Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi Dedy Sri Cahyono mengatakan berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan kelancaran operasional bandara selama periode angkutan Lebaran. PT Angkasa Pura Aviasi bersama seluruh stakeholder di Bandar Udara Internasional Kualanamu telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh guna memastikan operasional Angkutan Lebaran 1447 H/2026 berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.
Menurutnya, Bandara Kualanamu didukung kesiapan personel dan fasilitas yang memadai. Sebanyak 439 personel Aviation Security (Avsec), 61 personel Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF), serta 1.237 personel ground handling disiagakan selama periode angkutan Lebaran dan Ramadan.@
Bs/fd/timEGINDO.com