Pendistribusian Arus Lalin Libur Nataru Bisa Terkontrol

ilustrasi kemacetan menjelang Nataru
ilustrasi kemacetan menjelang Nataru

Jakarta|EGINDO.co Pemerhati masalah transportasi dan hukum Budiyanto mengatakan, Permasalahan lalu lintas yang sering muncul saat liburan panjang termasuk libur Nataru ( Natal dan Tahun Baru ) adalah masalah kemacetan. Puncak kemacetan libur Natal dan tahun baru H- 2 dan H- 1 .

Ia katakan, dengan pengalaman ini petugas dapat melakukan upaya rekayasa lalu lintas dengan cara mendistribusikan arus lalu lintas secara seimbang sehingga tidak terjadi penumpukan arus pada puncak hari libur Natal dan tahun baru (Nataru). Puncak libur Natal prediksi bisa terjadi tanggal 23 dan 24 Desember 2022, sedangkan puncak libur tahun baru bisa terjadi tanggal 30 dan 31 Desember 2022.

Beberapa rekayasa lalu lintas dapat dilakukan saat puncak libur Natal dan tahun baru, antara lain dengan cara:
a.Pembatasan lalu lintas dengan skema Ganjil – Genap ( Gage ).
b.Himbauan masyarakat untuk menghindari perjalanan puncak kepadatan.
c.Memberlakukan sistem SSA ( Sistem Satu Arah ) dan contra flow pada ruas jalan yg mengalami kepadatan.

Baca Juga :  Harga Rumput Laut Di Nunukan Rp12.500/Kg

Salah dalam melakukan manajemen pengaturan lalu lintas bisa berdampak pada kemacetan lalu lintas atau bahkan arus lalu lintas mengalami stuck ( terjebak ).

Mantan Kasubdit Bin Gakkum AKBP (P) Budiyanto menjelaskan, Koordinasi dan kerjasama antar fungsi dan lintas sektoral merupakan suatu keniscayaan. Pergunakan semua media termasuk RTMC ( Regional Traffic management Centre ) untuk memonitor perkembangan arus lalu lintas secara riil time untuk diinfokan kepada pengguna jalan sehingga mereka dapat memilih alternatif jalan yang tidak macet.

“RTMC ( Regional Traffic management Centre ) sebagai pusat Komando, kendali, komunikasi dan pusat informasi diharapkan memegang peran penting untuk memberikan kontribusi dalam mengendalikan arus lalu lintas,”ungkapnya.

@Sadarudin

Bagikan :