Pendiri Alibaba Jack Ma Kunjungi Lembaga Penelitian Belanda

Miliader Alibaba , Jack Ma
Miliader Alibaba , Jack Ma

Hong Kong | EGINDO.co – Pendiri Alibaba Group Jack Ma telah mengunjungi lembaga penelitian Belanda untuk mengejar minatnya dalam teknologi pertanian, surat kabar Hong Kong South China Morning Post (SCMP) melaporkan, mengutip orang-orang yang mengetahui perjalanannya.

Miliarder China sebagian besar telah keluar dari pandangan publik sejak ia secara terbuka mengkritik sistem regulasi China dalam pidatonya tahun lalu. Kerajaannya segera berada di bawah pengawasan ketat dari regulator dan IPO blockbuster senilai US$37 miliar dari afiliasi fintechnya, Ant Group, ditangguhkan.

Ma, yang pernah menjadi pengusaha paling terkenal dan blak-blakan di China, muncul kembali di Hong Kong pada Oktober, di mana ia bertemu setidaknya “beberapa” rekan bisnis sambil makan, dua sumber mengatakan kepada Reuters.

Dia kemudian terbang ke pulau Mallorca di Spanyol, tempat kapal pesiar mewahnya berlabuh, perjalanan pertamanya ke luar negeri sejak dia berselisih dengan regulator China, dua surat kabar Spanyol melaporkan pekan lalu.

SCMP, yang dimiliki oleh Alibaba, menerbitkan tiga foto Ma, bersumber dari selebaran dan tertanggal 25 Oktober.

Dalam dua dari mereka dia terlihat mengenakan gaun pelindung putih dan memegang pot bunga, sementara di ketiga dia mengenakan jeans dan hoodie dan keterangannya mengatakan dia sedang menganalisis teknologi oleh spesialis ekstrusi aluminium BOAL Systems.

Miliarder, yang pensiun sebagai ketua Alibaba pada 2019, akan terus melakukan tur ke perusahaan-perusahaan Eropa dan lembaga penelitian yang terlibat dalam infrastruktur pertanian dan pemuliaan tanaman, menurut orang-orang yang mengetahui rencananya, SCMP melaporkan.

Ma percaya menggabungkan teknologi yang dia teliti dengan komputasi awan Alibaba, analisis data besar, dan kecerdasan buatan dapat membantu memodernisasi pertanian Tiongkok, kata orang-orang kepada SCMP.

Baca Juga :  3.598 Kasus Baru Covid-19 Di Singapura

Pada 1 September, foto-foto Ma mengunjungi rumah kaca di provinsi Zhejiang timur, rumah bagi Alibaba dan Ant, menjadi viral di media sosial China.

Hari berikutnya, Alibaba mengatakan akan menginvestasikan 100 miliar yuan (US$15,5 miliar) pada tahun 2025 untuk mendukung “kemakmuran bersama”, menjadi perusahaan raksasa terbaru yang menjanjikan dukungan untuk inisiatif pembagian kekayaan yang didorong oleh Presiden Xi Jinping.
Sumber : CNA/SL

Bagikan :