Pendataan Ulang Advokat dan Penerbitan KTPA Baru

Perhimpunan Advokat Indonesia-Suara Advokat Indonesia
Perhimpunan Advokat Indonesia-Suara Advokat Indonesia

Jakarta | EGINDO.co – Sejumlah ketentuan yang harus diperhatikan, bagi yang ingin melakukan pendataan ulang Kartu Tanda Pengenal Advokat (KTPA) bukan sekadar alat pengenal, tetapi juga representasi dari kredibilitas dan kualitas seorang advokat. Terkait berakhirnya masa berlaku KTPA Perhimpunan Advokat Indonesia-Suara Advokat Indonesia (Peradi-SAI) pada 31 Desember 2024, Dewan Pimpinan Nasional Peradi-SAI telah mengumumkan pelaksanaan pendataan ulang advokat dan penerbitan KTPA baru, untuk masa berlaku 1 Januari 2025 hingga 31 Desember 2027.

Mengutip yang dilansir hukumonline menyebutkan sejumlah ketentuan yang harus diperhatikan, bagi yang ingin melakukan pendataan ulang. 1. Pendataan ulang advokat hanya diperuntukkan bagi mereka yang terdaftar dalam Buku Daftar Anggota/Sistem Informasi Advokat (SIA) Peradi.

2. Pendataan ulang advokat akan dibuka pada 24 April 2024 sampai dengan 3 Juli 2024. Sekretariat Nasional Peradi akan mengutamakan penerbitan KTPA baru bagi advokat yang menyampaikan Formulir Pendataan Ulang Advokat beserta dokumen-dokumen pendukung yang lengkap sesuai tenggat waktu yang telah ditentukan.

Baca Juga :  Banjir Sekali 100 Tahun,5 Tewas 41.000 Mengungsi Di Malaysia

3. Formulir Pendataan Ulang Advokat disampaikan dengan menyertakan dokumen pendukung berupa: a. Fotokopi KTPA Peradi atau Tanda Pengenal Sementara Advokat Peradi. Jika karena suatu alasan tidak memiliki KTPA, akan dicocokkan dengan sistem. b.  Informasi Advokat (SIA) Peradi. c. Pasfoto terbaru berlatar belakang warna merah ukuran 4×6 sebanyak satu lembar. d. Tanda bukti pembayaran biaya administrasi pendataan ulang advokat (bukti setoran harus mencantumkan nama dari advokat yang melakukan pendataan ulang). e. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku. f. Untuk mereka yang menghendaki pencantuman gelar akademik lainnya (yang belum dimasukkan dalam verifikasi/pendataan ulang sebelumnya), fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi oleh perguruan tinggi yang bersangkutan, atau fotokopi ijazah perguruan tinggi di luar negeri berikut fotokopi surat pengesahan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (atau kementerian yang berwenang dalam hal tersebut).

Baca Juga :  Larangan Ekspor Timah Mentah Belum Diberlakukan Tahun 2022

4. Pendataan ulang advokat dilakukan dengan mengirimkan Formulir Pendataan Ulang Advokat beserta dokumen pendukungnya secara langsung (atau melalui pos) ke: Sekretariat Nasional Peradi. Golden Centrum, Jl. Majapahit No. 26 Blok H, Jakarta Pusat.

Pada pojok kiri atas amplop pengiriman, harap dicantumkan tulisan ’PENDATAAN ULANG ADVOKAT 2025’. Sekretariat Nasional Peradi tidak menerima berkas pendaftaran ulang yang dikirimkan melalui email, SMS, Whatsapp, dan media sejenis.

Penyerahan Formulir Pendataan Ulang Advokat berikut dokumen pendukung secara langsung ke Sekretariat Nasional Peradi, dapat dilakukan setiap hari Senin sampai Jumat pukul 10.00-16.00 WIB. Biaya pendataan ulang advokat bila mendaftar pada 24 April-3 Juli 2024 (early bird) sebesar Rp600 ribu. Bila mendaftar di atas 3 Juli 2024, dikenakan biaya pendataan ulang (harga normal) sebesar Rp700 ribu. Biaya pendataan ulang sudah mencakup dana santunan anggota yang meninggal dunia. DPN Peradi-SAI tidak mengenakan biaya lain selain, biaya pendataan ulang. Biaya pendataan ulang (tidak termasuk biaya administrasi bank) disetorkan langsung ke rekening PERADI di Bank Rakyat Indonesia KC Jakarta Rasuna Said Nomor Rekening: 0378-01-001253-308 a.n. DPN PERADI.

Baca Juga :  Elon Musk Ajukan Gugatan Balik vs Twitter

Formulir Pendataan Ulang Advokat dapat diperoleh di situs http://www.peradi.org atau di Sekretariat Nasional Peradi-SAI. Pengiriman KTPA baru dilakukan oleh DPN kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi-SAI di seluruh Indonesia. Anggota dipersilakan mengambil KTPA baru ke masing-masing DPC.@

Ho/timEGINDO.co

Bagikan :