Pendapatan Negara Tembus Rp2.055,6 Triliun hingga Agustus 2026, Penerimaan Pajak Tumbuh 24,1%

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Pendapatan negara mencapai Rp2.055,6 triliun hingga akhir Agustus 2026. Realisasi tersebut tumbuh 25,4% secara tahunan (year on year/YoY) dan setara 65,2% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp3.153,6 triliun.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan capaian tersebut dalam Konferensi Pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Menurut Suahasil, penerimaan pajak terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya aktivitas ekonomi dan transaksi masyarakat.

“Penerimaan pajak kita itu terus tumbuh sejalan dengan aktivitas ekonomi yang terus meningkat. Pertumbuhannya ada, transaksinya ada,” kata Suahasil.

Hingga Agustus 2026, penerimaan pajak tercatat sebesar Rp1.409 triliun, meningkat 24,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1.135,4 triliun. Realisasi tersebut mencapai 59,8% dari target penerimaan pajak tahun ini sebesar Rp2.356,7 triliun.

Berdasarkan jenisnya, penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) nonmigas mencapai Rp722,2 triliun, tumbuh 16,6% secara tahunan. Sementara itu, PPh migas tercatat sebesar Rp39 triliun atau meningkat 63,8%.

Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPN dan PPnBM) mencapai Rp591,5 triliun, tumbuh 38,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak lainnya tercatat sebesar Rp56,4 triliun. Angka tersebut mengalami kontraksi 15,7% secara tahunan.

Selain pajak, penerimaan kepabeanan dan cukai juga mencatatkan pertumbuhan. Hingga Agustus 2026, realisasinya mencapai Rp210,2 triliun atau naik 7,8% secara tahunan. Capaian ini setara 62,6% dari target sebesar Rp301,6 triliun.

Sementara itu, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp435,1 triliun, tumbuh 41,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Realisasi tersebut telah mencapai 94,8% dari target 2026 sebesar Rp459,2 triliun.

Penerimaan hibah tercatat sebesar Rp1,2 triliun, mengalami kontraksi 21,6% secara tahunan. Meski demikian, realisasi hibah tersebut telah mencapai 184,2% dari target sepanjang tahun sebesar Rp700 miliar.

Dengan capaian tersebut, total pendapatan negara hingga Agustus 2026 menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pemerintah telah merealisasikan 65,2% dari target pendapatan negara dalam APBN 2026, dengan penerimaan pajak menjadi salah satu komponen utama penyumbang pendapatan negara. (Sn)

Scroll to Top