Jakarta|EGINDO.co Pemerintah mempercepat pemulihan infrastruktur di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa mengguncang wilayah tersebut. Fokus utama diarahkan pada pembukaan akses jalan, evakuasi korban, serta pemulihan layanan dasar agar aktivitas masyarakat dan distribusi bantuan tidak terganggu.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum telah mengirimkan alat berat ke wilayah terdampak sejak hari pertama bencana. Peralatan tersebut digunakan untuk menangani kerusakan jalan dan longsor yang berpotensi mengisolasi sejumlah daerah.
“Sejak hari pertama untuk pekerjaan umum langsung terbang ke daerah bencana untuk memastikan alat-alat berat segera di-deploy, segera dikerahkan,” kata AHY dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Dari sisi ekonomi, pemulihan konektivitas menjadi penting karena akses transportasi menentukan kelancaran distribusi pangan, obat-obatan, serta bantuan lainnya. Infrastruktur yang kembali berfungsi juga dibutuhkan agar kegiatan ekonomi masyarakat dapat berangsur normal.
Selain jalan, pemerintah memprioritaskan pemulihan jaringan air dan listrik sebagai bagian dari layanan dasar bagi warga terdampak. Pemerintah sebelumnya juga menangani sejumlah titik longsor di ruas jalan nasional NTT dengan mengerahkan alat berat untuk membuka kembali akses transportasi.
Langkah percepatan tersebut sejalan dengan pemberitaan ANTARA yang menyebut pembukaan akses dan pemulihan infrastruktur dasar menjadi prioritas pemerintah agar bantuan dapat menjangkau masyarakat tanpa hambatan.
Sementara itu, Kontan melaporkan pemerintah juga menekankan pentingnya pemulihan konektivitas dan layanan dasar sebagai bagian dari penanganan dampak ekonomi dan sosial pascagempa.
AHY menegaskan pengalaman penanganan bencana sebelumnya menjadi pembelajaran agar wilayah terdampak tidak kembali terisolasi. Pemerintah pun berupaya memastikan proses tanggap darurat, distribusi bantuan, hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berlangsung secara cepat dan terpadu. (Sn)