Pemerhati Budiyanto Sebut Daya Traksi Ban & Resiko Kecelakaan

Pemerhati masalah transportasi dan hukum AKBP (P) Budiyanto,SH,SSOS,MH.
Pemerhati masalah transportasi dan hukum AKBP (P) Budiyanto,SH,SSOS,MH.

Jakarta|EGINDO.co Pemerhati masalah transportasi dan hukum Budiyanto mengatakan, Daya traksi atau daya cengkram ban mobil terhadap lapisan jalan akan sangat berpengaruh terhadap kesetabilan jalannya kendaraan di jalan. Ban dalam kondisi baik atau prima akan menjamin keamanan lebih tinggi karena daya cengkeram ban kuat sehingga mampu menjamin kesetabilan kendaraan.

Lanjutnya, Namun dengan kondisi Ban yang gundul atau tidak prima daya traksinya akan menurun atau bahkan dapat hilang, sehingga akan sangat membahayakan keselamatan bagi pengemudi itu sendiri atau pengguna jalan yang lain karena sangat berpotensi terjadinya kecelakaan.

Ia katakan, Banyak faktor yang mempengaruhi daya traksi atau daya cengkram ban mobil. Faktor kondisi ban gundul atau kembang ban masih bagus, material jalan aspal dan beton. Ban gundul sudah barang tentu traksi tidak kuat berpotensi kendaraan dapat keluar dari lajur tidak sesuai dengan arah kendali kemudi karena daya cengkramnya lemah.

Baca Juga :  Salesforce Investasi US$4 Miliar Untuk Bisnis Di Inggris

“Beda dengan ban kendaraan yang alur bannya / kembang ban masih bagus yang memiliki daya cengkram yang kuat dapat menyesuaikan kendali atau kemauan dari Pengemudi,”ujarnya.

Dikatakan Budiyanto, Hal lain yang sangat berpengaruh terhadap daya traksi adalah material dari jalan itu sendiri. Jalan yang terbuat dari material aspal akan memberikan rasa aman yang tinggi karena daya cengkram ban lebih kuat. Beda dengan jalan yang terbuat dari material beton rasa amannya sedikit berkurang dibandingkan dengan jalan dengan material aspal.

Kendaraan dengan kondisi kecepatan tinggi akan berbeda rasa amannya dengan melaju di jalan aspal dengan jalan yang terbuat dari beton. “Apalagi jika situasi hujan akan mengurangi daya traksi ban mobil yang melewati jalan beton,”tuturnya.

Baca Juga :  Pemerhati Budiyanto Sebut Pelanggaran Lane Hogger Terabaikan

Mantan Kasubdit Bin Gakkum AKBP (P) Budiyanto,SH.SSOS.MH menjelaskan, Dari uraian tersebut sangat jelas bahwa daya traksi sangat dipengaruhi oleh kondisi ban dan material dasar kontruksi jalan ( aspal dan beton ). Pengemudi kendaraan harus mampu untuk menilai faktor internal dan eksternal. Kondisi internal dapat menilai dari kondisi ban ( gundul atau laik ) dan kondisi eksternal dapat melihat dan menilai kondisi kontruksi material jalan ( aspal atau beton ). Dengan mampu menilai kondisi internal dan eksternal akan dapat digunakan sebagai dasar pijakkan kita mengendalikan atau mengemudikan kendaraan.

Ungkapnya, Kondisi ban yang bagus/ prima kemudian melewati jalan yang kontruksinya dari material aspal standar kecepatan normal ( miniamal dan maksimal ) dapat dilakukan. Namun begitu kendaraan masuk pada jalan yang kontruksi jalannya dari material beton kecepatan dan kehati – hatian perlu ditingkatkan.

Baca Juga :  Mantan PM Thailand Thaksin Hadapi Dakwaan Menghina Kerajaan

“Apabila kondisi ban kurang atau tidak prima melewati jalan dengan kontruksi material apapun harus tetap hati – hati dan waspada karena daya cengkeram ban atau traksi kendaraan akan menurun bahkan dalam kondisi tertentu dapat lepas kendali dan sangat berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas,”tutup Budiyanto.

@Sadarudin

Bagikan :