Pemberlakuan SSA Dijalan Tol Akan Berdampak Pada Kemacetan Dijalan Arteri

Ilustrasi pemberlakuan contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.
Ilustrasi pemberlakuan contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Jakarta|EGINDO.co Mantan Kepala Subdirektorat Pembinaan Penegakan Hukum Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, Ajun Komisaris Besar Polisi (Purnawirawan) Budiyanto, S.H., S.Sos., M.H., menyatakan bahwa penerapan Sistem Satu Arah (SSA) di jalan tol dapat meningkatkan kapasitas jalan hingga dua kali lipat. Namun, peningkatan kapasitas ini juga akan diikuti oleh peningkatan volume kendaraan yang menuju ke arah pemberlakuan SSA serta percepatan arus lalu lintas pada jalur tertentu.

Konsekuensi dari kebijakan ini adalah adanya dampak terhadap lalu lintas dari arah berlawanan yang tidak dapat menggunakan jalan tol dan akan mencari jalur alternatif melalui jalan arteri. Hal ini berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di jalan arteri, terutama jika tidak dilakukan persiapan yang matang.

Baca Juga :  M. Roby Hervindo: Gelaran E-Sport Pertama Manfaatkan Energi Terbarukan

Selain itu, layanan transportasi umum dari arah berlawanan juga akan terdampak karena harus menempuh rute yang lebih panjang untuk mencapai tujuan. Meskipun demikian, langkah ini dinilai dapat mengoptimalkan kelancaran arus lalu lintas apabila dilakukan dengan perencanaan yang komprehensif.

Oleh karena itu, sebelum kebijakan SSA diberlakukan, diperlukan sosialisasi yang memadai kepada masyarakat agar mereka memahami perubahan lalu lintas yang terjadi. Pemerintah juga perlu menyiapkan jalur alternatif bagi kendaraan pribadi maupun transportasi umum guna meminimalisasi kemacetan dan potensi kesemrawutan lalu lintas.

Lebih lanjut, Budiyanto menyarankan agar pemberlakuan SSA memiliki durasi yang jelas dan tidak berlangsung terlalu lama, sehingga pengguna jalan dari arah berlawanan tidak mengalami kerugian yang signifikan. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, kebijakan serupa pernah memicu protes masyarakat hingga menyebabkan pemblokiran jalan.

Baca Juga :  Yen Naik Sementara Dolar Stabil Setelah Inflasi AS Surut

Sebagai solusi, ia mengusulkan penerapan kombinasi antara SSA dan sistem lawan arus (contra flow) pada titik-titik tertentu agar kendaraan dari kedua arah tetap dapat melintas dengan lebih seimbang. Dengan demikian, akselerasi arus lalu lintas dapat terjaga, dan dampak negatif kebijakan ini dapat diminimalkan. (Sadarudin)

Bagikan :
Scroll to Top