Pembantu Myanmar Adalah Penyumbang Kasus Komunitas Covid-19 Baru Di Singapura

Kasus Komunitas Covid-19 Baru Di Singapura
Kasus Komunitas Covid-19 Baru Di Singapura

Singapura | EGINDO.co – Seorang pekerja rumah tangga asing berusia 24 tahun dari Myanmar adalah satu-satunya kasus komunitas Covid-19 baru yang dilaporkan di Singapura pada hari Sabtu (3 April).

Ada 18 infeksi baru secara keseluruhan, 17 di antaranya adalah kasus impor, kata Kementerian Kesehatan (Depkes).

Infeksi komunitas, yang diidentifikasi sebagai kasus 61508, adalah kontak dekat dari pembantu Myanmar lainnya yang dinyatakan positif minggu lalu. Kasus 61508 tiba dari Myanmar pada 30 Januari dan memberikan pemberitahuan tinggal di rumah di fasilitas khusus hingga 13 februari.

Dia dinyatakan negatif untuk virus korona pada 12 februari. Setelah pemberitahuan tinggal di rumah berakhir, dia pindah ke rumah kos untuk pekerja rumah tangga asing sambil menunggu untuk dikirim ke majikannya.

Dia tidak meninggalkan rumah kos dari 13 Februari hingga 9 Maret, kata MOH. Pada 9 Maret, dia mulai bekerja di rumah majikannya.   Dia tidak menunjukkan gejala dan dinyatakan positif pada 2 April setelah di-swab sehari sebelumnya sebagai bagian dari penyelidikan Kementerian Kesehatan atas kasus 61184, pekerja rumah tangga Myanmar berusia 26 tahun yang dites positif pada 25 Maret. Semua kontak dekat yang telah berinteraksi dengan kasus sebelumnya di luar masa penularannya diuji sebagai tindakan pencegahan, kata MOH.

Dalam kasus terbaru yang melibatkan pembantu berusia 24 tahun tersebut, hasil tes serologisnya kembali positif. “Dia mungkin menumpahkan fragmen kecil dari rna virus dari infeksi sebelumnya, tetapi mengingat bahwa kami tidak dapat secara pasti menyimpulkan bahwa dia telah terinfeksi sebelum kedatangannya di Singapura, kami akan mengambil semua tindakan kesehatan masyarakat yang diperlukan sebagai tindakan pencegahan. , “kata MOH.

Investigasi epidemiologi sedang berlangsung untuk menentukan apakah kedua kasus tersebut terkait.

Sementara itu, Depkes mengatakan telah mengklasifikasikan kasus komunitas tunggal pada hari Sabtu sebagai kasus lokal yang tidak terkait.

Semua kontak dekat yang teridentifikasi dari kasus tersebut, termasuk anggota rumah tangganya, telah diisolasi dan ditempatkan di karantina. Mereka akan diuji di awal dan akhir masa karantina.

Depkes juga akan melakukan tes serologis untuk kontak dekat untuk menentukan apakah kasus tersebut telah terinfeksi oleh mereka.

2 Pekerja Asing Dalam Negeri Di Antara Kasus Impor

Dari 17 kasus impor tersebut, tiga diantaranya merupakan penduduk tetap Singapura yang kembali dari Brazil, India dan Pantai Gading. Tujuh adalah pemegang izin kerja yang datang dari Bangladesh, India, Indonesia dan Filipina, dua di antaranya adalah PRT asing. Dua kasus adalah pemegang izin masuk pelajar yang tiba dari India dan UEA, dan empat adalah pemegang izin kerja yang tiba dari India. Kasus lainnya adalah pemegang izin kunjungan jangka pendek yang tiba dari Myanmar untuk mengunjungi anggota keluarganya yang merupakan penduduk tetap singapura. Semua kasus yang diimpor ditempatkan dengan pemberitahuan tinggal di rumah setelah tiba di Singapura, kata Depkes.

Tidak ada kasus baru di asrama pekerja migran.

Sumber : CNA/SL