Jakarta|EGINDO.co Google baru saja memperkenalkan Gemini 2.5, model AI tercanggih mereka hingga saat ini, yang menandai kemajuan besar dalam kecerdasan buatan. Gemini 2.5, dirilis dalam versi eksperimental bernama Pro Experimental, kini tersedia melalui Google AI Studio dan untuk pengguna Gemini Advanced, dengan rencana integrasi mendatang melalui Vertex AI. Model ini menggabungkan kemampuan pemikiran yang memungkinkan AI untuk memproses tugas secara bertahap dan membuat keputusan yang lebih tepat. Fitur ini meningkatkan kemampuannya dalam menangani prompt yang kompleks dan menghasilkan respons yang lebih akurat dan relevan kontekstual​.
Salah satu keunggulan utama Gemini 2.5 adalah di bidang pengkodean, di mana model ini sangat unggul dalam menciptakan aplikasi web yang menarik secara visual dan aplikasi kode yang agenik. Ini dicapai melalui perbaikan signifikan dari versi sebelumnya, dengan skor yang mengesankan sebesar 63,8% di SWE-Bench Verified, sebuah standar industri untuk mengevaluasi kemampuan AI terkait kode. Ini menandai peningkatan besar dari versi 2.0​.
​
Google juga menekankan pada kemampuan multimodal asli model ini dan jendela konteks yang luas yang mendukung hingga 1 juta token, dengan rencana peningkatan hingga 2 juta token. Ini memungkinkan model untuk memproses dan memahami kumpulan data yang sangat besar dari berbagai sumber dengan kinerja yang lebih baik​.
Detail harga untuk Gemini 2.5 akan diumumkan dalam beberapa minggu ke depan, yang akan memfasilitasi penggunaan pada skala besar dengan batas tarif yang lebih tinggi, membuka peluang bagi lebih banyak pengguna untuk memanfaatkan kemampuan AI yang canggih ini dalam berbagai aplikasi praktis dan pengembangan lebih lanjut​.
AW