Peletakan Batu Pertama, Pengembangan Sarana Kampus UPER

Presdir Pertamina Foundation, Rektor Universitas Pertamina, Vice President Asset Infrastructure Pertamina dan jajaran Pimpinan PF serta UPER
Presdir Pertamina Foundation, Rektor Universitas Pertamina, Vice President Asset Infrastructure Pertamina dan jajaran Pimpinan PF serta UPER

Jakarta | EGINDO.co – Peletakan batu pertama dalam pembangunan gerbang Universitas Pertamina (UPER) menjadi simbol dalam pengembangan sarana prasarana. Gerbang yang akan membuka pengembangan Universitas Pertamina menjadi Pertamina Educational Hub. Tempat pengembangan kapasitas dan riset Pertamina yang mampu bersinergi dengan Pertamina Corporate University dan Research Technology and Innovation (RTI) Pertamina.

Ha itu dikatakan Tedi Kurniadi, Senior Vice President Shared Service Center (SSC) yang mewakili Direktur Penunjang Bisnis Pertamina dalam sambutannya, Selasa (19/12/2023) pada acara Ground Breaking Pengembangan Kawasan Universitas Pertamina.

Dalam siaran pers UPER yang diterima EGINDO.co kemarin, Tedi Kurniadi menyebutkan melalui optimalisasi kawasan Simprug, Pertamina mendukung pengembangan kampus Universitas Pertamina (UPER) untuk menjadi kawasan riset dan pengajaran unggul. Lengkap dengan fasilitas pembelajaran yang berorientasi pada upaya pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pemerintah Akan Bentuk Satuan Tugas Di Fasilitas Publik

Senada dengan pernyataan Tedi, Agus Mashud S. Asngari, Presiden Direktur Pertamina Foundation menyampaikan proses kebaruan kawasan akan dimulai dengan pembangunan gerbang utama sebagai penyulut semangat dalam mewujudkan visi UPER menjadi universitas pemimpin global.

“UPER yang masih belia telah meraih berbagai pencapaian untuk mewujudkan visi world class university. Pertamina Foundation sebagai badan penyelenggara akan terus mendorong pertumbuhan universitas dengan mengoptimalkan dukungan ekosistem Pertamina. Diantaranya kesempatan karir di Pertamina grup bagi 45 lulusan terbaik UPER. Adapun pembangunan akan dimulai dari gerbang utama, dan dilanjutkan dengan pengembangan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan pembelajaran dalam mencetak lulusan berorientasi pada sustainability dan entrepreneurship,” kata Agus menjelaskan.

Baca Juga :  Saham Asia Melemah, Harapan Penurunan Suku Bunga Akan Diuji

Kegiatan groundbreaking juga disaksikan Vice President Asset Infrastructure Pertamina, Teddy Kurniawan Gusti dan Ketua Persatuan Wanita Patra (PWP) Pusat, Ratna Erry Widiastono, dan jajaran Dewan Pengawas Pertamina Foundation. Peremajaan kawasan Pertamina Simprug akan mulai dilakukan pada Januari 2024, juga akan mengoptimalisasi eks Rumah Sakit Modular Pertamina dengan luas 10.000 m² untuk kegiatan belajar dan laboratorium.

Sementara itu, Prof. Dr. Wawan Gunawan A. Kadir, Rektor Universitas Pertamina menyampaikan bahwa proses peremajaan kampus akan membawa Universitas Pertamina lebih dekat kearah entrepreneurial university and campus community.

“Entrepreneurial university and campus community adalah perguruan tinggi yang berfokus pada riset dan pengajaran yang ekselen dan optimalisasi fasilitas kampus. Hal ini dimungkinkan karena Universitas Pertamina memiliki kedekatan dengan industri energi, dalam hal ini Pertamina. Guna mencapai hal tersebut, eks Rumah Sakit Modular akan dimanfaatkan sebagai laboratorium terintegrasi, ruang kelas dan sarana prasarana penunjang kegiatan mahasiswa, dukungan Pertamina juga dalam kerja sama sinergi pemanfaatan laboratorium milik Pertamina untuk kegiatan riset Universitas Pertamina ” kata Prof. Wawan menegaskan.@

Baca Juga :  Pengecatan Ulang Pesawat Kepresidenan Direncanakan 2019

Rel/fd/timEGINDO.co

 

Bagikan :