Pelantikan Panglima TNI, KSAD, Kepala BNPB Dan 12 Dubes

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) melakukan salam komando dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang baru Jenderal TNI Andika Perkasa (kiri) usai pelantikan oleh Presiden Joko WIdodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/11/2018). Presiden melantik Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi KSAD menggantikan Jenderal TNI Mulyono yang akan memasuki masa pensiun.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) melakukan salam komando dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang baru Jenderal TNI Andika Perkasa (kiri) usai pelantikan oleh Presiden Joko WIdodo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (22/11/2018). Presiden melantik Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi KSAD menggantikan Jenderal TNI Mulyono yang akan memasuki masa pensiun.

Jakarta | EGINDO.com      – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melantik Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI pada hari ini, Rabu (17/11/2021).

Acara Pelantikan Panglima TNI digelar di Istana Negara Jakarta dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

“Pelantikan Panglima (TNI) insyaallah besok, hari Rabu (17/11/2021),” ujar Jokowi saat menjawab pertanyaan wartawan usai meresmikan jalan tol Serang-Panimbang seksi 1 ruas Serang-Rangkasbitung, di Gerbang Tol Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Selasa (16/11/2021) pagi.

Selain Panglima TNI, Presiden juga akan melantik KSAD, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta sejumlah duta besar (dubes).

“Presiden juga akan melantik Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala BNPB, dan 12 duta besar Republik Indonesia untuk negara sahabat,” ungkap Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (17/11/2021), dilansir laman Sekretariat Kabinet.

Rencananya, pelantikan tersebut akan dimulai pukul 13.30 WIB di Istana Negara.

Posisi KSAD akan diisi oleh Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Sementara untuk Kepala BNPB, Presiden akan melantik Mayor Jenderal TNI Suharyanto yang saat ini menjabat sebagai Panglima Kodam V/Brawijaya.

Sementara terkait 12 calon duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) RI yang akan dilantik adalah:

1. Calon Dubes LBBP RI untuk Italia, M. Prakosa;

2. Calon Dubes LBBP RI untuk Portugal, Rudy Alfonso;

3. Calon Dubes LBBP RI untuk Ukraina, Ghafur Akbar Dharmaputra;

4. Calon Dubes LBBP RI untuk Polandia, Anita Luhulima;

5. Calon Dubes LBBP RI untuk Kroasia, Suwartini Wirta;

6. Calon Dubes LBBP RI untuk India, Ina Krisnamurti;

Baca Juga :  Whatsapp Tidak Sepenuhnya Aman, FBI Bisa Tahu

7. Calon Dubes LBBP RI untuk Kanada, Daniel Tumpal Simanjuntak;

8. Calon Dubes LBBP RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi;

9. Calon Dubes LBBP RI untuk Austria, Damos Agusman;

10. Calon Dubes LBBP RI untuk Bangladesh, Heru Subolo;

11. Calon Dubes LBBP RI untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto; dan

12. Calon Dubes LBBP RI untuk Tanzania, Triyogo Jatmiko.

Hari Rabu Jadi Pilihan Presiden

Menilik dari kebiasaan Jokowi sebelumnya, orang nomor satu di Indonesia ini selalu melaksanakan hal-hal penting di hari kelahirannya, Rabu.

Berdasarkan pernyataan Jokowi tersebut, kemungkinan besar Jokowi akan melantik Andika Perkasa sebagai Panglima TNI pada Rabu (17/11/2021) mendatang.

Terkait hal ini, pengamat budaya dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof Dr H Bani Sudardi, pernah memberikan penjelasan.

Menurut tradisi Jawa, hari kelahiran seseorang dianggap sebagai satu di antara hari baik.

Pasalnya, hari kelahiran tersebut merupakan hari di mana seseorang dilahirkan dalam keadaan suci.

“Dalam tradisi Jawa memang ada hari-hari baik dan hari nahasnya.”

“Salah satu hari baik itu adalah hari kelahiran,” ujarnya saat dihubungi Tribunnews, Selasa (26/1/2021).

Riwayat Jokowi melakukan hal-hal penting di hari Rabu:

15 Agustus 2015: Jokowi pertama kali melakukan reshuffle pada kabinetnya tepat di hari Rabu, 12 Agustus 2015. Reshuffle itu dilakukan 10 bulan setelah Jokowi dan Jusuf Kalla menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

27 Juli 2016: Reshuffle Kabinet Kerja jilid kedua dilakukan Jokowi pada Rabu, 27 Juli 2016.

17 Januari 2018: Pada Rabu, 17 Januari 2018, Jokowi kembali melakukan reshuffle. Saat itu, Moeldoko dilantik menjadi Kepala Staf Presiden menggantikan Teten Masduki. Idrus Marham menjadi Menteri Sosial, menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang mengundurkan diri karena mengikuti Pilkada Jawa Timur.

Baca Juga :  Lion Air Rumahkan Sekitar 8.000 Karyawan Imbas Pandemi

15 Agustus 2018: Tujuh bulan kemudian, tepatnya Rabu, 15 Agustus 2018, Jokowi kembali me-reshuffle kabinetnya. Syafruddin yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Polri, dilantik sebagai Menteri PANRB menggantikan Asman Abnur.

23 Desember 2020: Jokowi melantik enam menteri baru yang bertugas di Kabinet Indonesia Maju.

28 April 2021: Reshuffle kembali dilakukan pada Rabu, 28 April 2021, oleh Jokowi untuk mengisi jabatan menteri nomenklatur.

Rabu, 27 Januari 2021: Listyo Sigit Prabowo dilantik Jokowi menjadi Kapolri menggantikan Idham Azis yang memasuki masa pensiun.

Sumber: Tribunnews/Sn

 

Bagikan :