Pejabat China peringatkan Manuver AL Australia di LCS

Pergerakan Angkatan Laut Australia di Laut China Selatan
Pergerakan Angkatan Laut Australia di Laut China Selatan

Sydney | EGINDO.co – Tiongkok telah mendesak Australia untuk memberitahukan Australia mengenai pergerakan angkatan laut di Laut Cina Selatan dan Laut Cina Timur yang disengketakan, dan seorang pejabat senior Tiongkok memperingatkan bahwa insiden kecil antar militer dapat meningkat dan merusak hubungan.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese pekan lalu mengatakan sebuah kapal perang Tiongkok bertindak berbahaya dengan menggunakan sonarnya dalam insiden dengan kapal angkatan laut Australia di perairan Jepang yang melukai seorang penyelam militer.

Kapal Australia yang sama, Toowoomba, memulai patroli bersama dengan Filipina di Laut Cina Selatan untuk pertama kalinya pada hari Sabtu (25 November), di tengah meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Manila mengenai sengketa wilayah dangkalan.

Baca Juga :  AS Blokir Impor Dari Perusahaan Perikanan Cina Dalian Ocean

Berbicara di Sydney pada hari Selasa, kepala departemen internasional Partai Komunis Tiongkok, Liu Jianchao, mengatakan insiden sonar terjadi di perairan di mana terdapat perselisihan antara Jepang dan Tiongkok, dan mempertanyakan mengapa angkatan laut Australia berada di sana.

Liu, yang menyangkal Tiongkok telah merugikan personel angkatan laut Australia, menyerukan “segala jenis pra-konsultasi atau pemberitahuan” untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman antara kedua militer.

“Insiden kecil seperti itu bisa semakin meningkat jika tidak dikelola dengan baik,” katanya mengacu pada emosi masyarakat. Hal ini disampaikannya sebagai jawaban atas pertanyaan pada sebuah acara yang diselenggarakan oleh Institut Hubungan Australia-Tiongkok di Universitas Teknologi, Sydney.

Liu mengatakan kehadiran kapal angkatan laut Australia seolah menjadi pernyataan mengenai kebijakan Tiongkok di Laut Cina Selatan. “Alasan mengapa kapal angkatan laut Australia berada di sana sebenarnya untuk membendung Tiongkok – jadi itulah pesan yang kami terima”, katanya.

Baca Juga :  Iran Optimis Kembali Kesepakatan Nuklir,Tepis Keraguan Biden

Dia mendesak pemerintah dan militer Australia untuk “bertindak dengan sangat hati-hati dalam bidang ini”.

Australia sebelumnya mengatakan pihaknya menghormati hak semua negara untuk menerapkan kebebasan navigasi dan penerbangan sesuai dengan hukum internasional. Dua pertiga perdagangan Australia melewati Laut Cina Selatan.

Bulan ini Albanese melakukan kunjungan pertama pemimpin Australia ke Tiongkok dalam tujuh tahun, setelah kedua belah pihak berupaya menstabilkan hubungan.

Liu mengatakan dia berharap Australia dapat merevisi penyaringannya terhadap investasi Tiongkok berdasarkan faktor keamanan nasional.

Dua investasi tanah jarang yang dilakukan oleh perusahaan Tiongkok telah diblokir oleh Dewan Peninjau Penanaman Modal Asing tahun ini, dan Australia telah meminta investasi yang lebih besar di sektor ini dari Amerika Serikat.

Baca Juga :  Korsel Parade Militer Peringatkan Korut Atas Ancaman Nuklir

Sumber : CNA/SL

Bagikan :