Kyiv | EGINDO.co – Pasukan Rusia melancarkan serangan terberat mereka di dekat kota strategis di timur Pokrovsk, kata militer Kyiv pada hari Senin (29 Juli), yang mengancam rute pasokan utama bagi pasukan Ukraina yang berjuang untuk menangkis invasi Moskow yang telah berlangsung selama 29 bulan.
Pertempuran di garis depan Pokrovsk adalah yang paling sengit di mana pun di wilayah timur yang dilanda perang, kata Staf Umum dalam pembaruan medan perang rutin, seraya menambahkan bahwa Ukraina telah melawan 52 serangan Rusia di sana dalam 24 jam terakhir.
Pokrovsk, pusat transportasi dengan populasi sebelum perang sebanyak 61.000 jiwa, terletak di jalan utama yang berfungsi sebagai rute pasokan penting ke pos-pos terdepan Ukraina yang sedang berjuang, seperti kota Chasiv Yar dan Kostiantynivka.
“Konsentrasi serangan musuh terbesar terjadi di sekitar Zhelanne dan Novooleksandrivka,” katanya, mengutip dua desa yang terletak di sebelah timur Pokrovsk.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Minggu bahwa pasukannya telah merebut desa Prohres dan Yevhenivka di wilayah Donetsk timur Ukraina. Kedua permukiman tersebut terletak di sebelah timur Pokrovsk. Kyiv tidak mengomentari klaim tersebut.
Rusia melancarkan invasi skala penuh pada Februari 2022 dan masih menduduki hampir seperlima wilayah Ukraina. Pasukan Ukraina berhasil mengusir Rusia dari pinggiran Kyiv di awal perang dan merebut kembali wilayah di timur dan selatan pada akhir tahun 2022. Namun sejak serangan balik yang gagal pada tahun 2023, pasukan Kyiv sebagian besar berada dalam posisi bertahan tahun ini.
Sumber : CNA/SL