Parlindungan Purba: Perhatian Serius Pada Rumah Bolon Purba

Dr. Parlindungan Purba SH, MM ketika acara Sosialisasi Pelestarian Cagar Budaya Simalungun
Parlindungan Purba memberikan Sosialisasi Pelestarian Cagar Budaya Simalungun

Medan | EGINDO.co – Rumah Bolon Purba di Pamatang Purba Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara (Sumut) salah satu Cagar Budaya yang ada di Simalungun harus diberikan perhatian serius oleh semua pihak.

Hal itu dikatakan tokoh masyarakat Sumatera Utara, Dr. Parlindungan Purba SH, MM ketika acara Sosialisasi Pelestarian Cagar Budaya Simalungun, Jumat (9/6/2023) di Balai Harungguan Djabanten Damanik, Kompleks Kantor Bupati Simalungun Sumatera Utara.

Menurutnya suatu kebanggaan bagi masyarakat Indonesia karena memiliki Undang-Undang Cagar Budaya dan Pemajuan Kebudayaan. Oleh karena itu maka harus memberikan perhatian serius terhadap Rumah Bolon Purba di Pamatang Purba yang merupakan salah satu Cagar Budaya di Simalungun yakni Rumah Bolon di Pamatang Purba yang dalam waktu dekat akan segera ditangani pembangunannya.

Dalam acara yang digelar Dinas Kabudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sumatera Utara untuk sosialisasi pelestarian Cagar Budaya di Kabupaten Simalungun Parlindungan Purba hadir menyampaikan sosialisasi pelestarian Cagar Budaya di Kabupaten Simalungun menjadi penambah semangat bagi peserta yang hadir dan masyarakat Simalungun.

Baca Juga :  Hingga Maret 2022, Jalur Pendakian Gunung Rinjani, Ditutup
Peserta sosialiasi pelestarian cagar budaya

“Adanya sosialisasi pelestarian Cagar Budaya di Kabupaten Simalungun ini akan menambah semangat kita sebagai masyarakat Simalungun yang tinggal di Simalungun dan tidak sedang tinggal di Simalungun yang mempunyai ahab Simalungun atau Kecintaan,” kata Parlindungan Purba.

Dalam sosialiasi pelestarian cagar budaya itu Parlindungan Purba yang juga Ketua Korps Senior Himapsi itu menjelaskan Undang-Undang Cagar Budaya dan Pemajuan Kebudayaan menjadikan Cagar Budaya semakin baik, muncul pola, gaya fikir, pola gaya bekerja, gaya mata pencarian dan lain-lainnya. “Ini adalah satu hal yang sangat bagus, saya selaku Ketua Korps Senior HIMAPSI mendorong semua orang termasuk para milenial untuk mendukung,” katanya.

Baca Juga :  Parlindungan Purba, Ketua DPP Korps Senior HIMAPSI 1978

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun Fikri Damanik mengatakan, kegiatan sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman masyarakat dan juga pemerintah pada level kecamatan tentang pentingnya cagar budaya.

“Sebelum-sebelumnya, pemahaman masyarakat dan juga pemerintah di level kecamatan tentang cagar budaya itu masih rendah. Kita pahamkan dulu manfaatnya apa, kemudian cara mengidentifikasi, kemudian siapa yang bertugas mengidentifikasi. Itunya makanya sosialisasi ini dilakukan,” kata Fikri.

Menurutnya, setelah mengetahui tentang cagar budaya, kemudian nantinya pihak kecamatan ketika ada objek yang diduga cagar budaya di lokasinya bisa langsung menghubungi dan kemudian bagaimana nanti tahap kelanjutannya.

“Ada tim pendata, setelah nanti ditelpon oleh orang kecamatan nanti turunlah tim pendatanya. Tim pendata ini nanti ada buku panduannya, yang mana dulu dilihat, yang mana dulu dikaji. Dari situ nanti datanya dibawa dan dikasihlah sama Tim Ahli Cagar Budaya,” kata Fikri menjelaskan.

Baca Juga :  Ivermectin Tidak Mengurangi Risiko Penyakit Akibat Covid-19

Selanjutnya katanya Tim Ahli Cagar Budaya nanti yang mengesahkan ketika dilihat cocok, kemudian dijadikan cagar budaya. “Itu lah tujuannya hari ini supaya semakin bergairahlah pemerintah di level bawah atau kecamatan, nagori kalau ada sejarah diwilayahnya masing-masing dikabarkan pada kita. Lansung kita identifikasi dan analisis, cocok tidak menjadi cagar budaya. Kalau masih ada lagi satu kawasan yang belum terolah, biar itu nanti menjadi objek wisata baru. Objek wisata edukasi, kebudayaan,” kata Fikri menegaskan.

Sosialiasi pelestarian cagar budaya itu dihadiri perangkat daerah kecamatan di Kabupaten Simalungun, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan Tokoh pemuda serta Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun.@

Fd/rel/timEGINDO.co

 

Bagikan :
Scroll to Top