Panin Sekuritas (PANS) Cetak Laba Melonjak 70 Persen Tahun 2025

Panin Sekuritas
Panin Sekuritas

Medan | EGINDO.com – PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) dan entitas anak sepanjang 2025 membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp201,35 miliar, melonjak 70,5% dibandingkan 2024 yang sebesar Rp118,11 miliar.

Dijelaskan Business Development PANS Cabang Medan, Darmin, S.E., MBA belum lama ini bahwa lonjakan laba ini ditopang pertumbuhan pendapatan usaha yang melesat 27% menjadi Rp469,09 miliar dari Rp369,16 miliar pada tahun sebelumnya.

Dalam laporan keuangan yang diterbitkan pada Kamis (19/2/2026) disebutkan pendapatan komisi dari transaksi perantara perdagangan efek naik signifikan menjadi Rp114,51 miliar dari Rp74,40 miliar.

Sementara itu, lonjakan juga terlihat dari keuntungan perdagangan efek yang belum direalisasi (unrealized gain) bersih yang berbalik positif menjadi Rp64,09 miliar dari posisi rugi Rp14,36 miliar pada 2024. Pendapatan bunga dan dividen relatif stabil di kisaran Rp106,79 miliar, sementara pendapatan kegiatan manajer investasi tercatat Rp178,15 miliar. Dengan total beban usaha sebesar Rp234,50 miliar, laba usaha perseroan melonjak tajam menjadi Rp234,58 miliar dari Rp157,36 miliar pada 2024.

Setelah memperhitungkan beban pajak Rp34,99 miliar, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp191,05 miliar, naik 68,8% dari tahun sebelumnya. Laba per saham dasar (EPS) pun melesat menjadi Rp268,55 dari Rp159,09. Dari sisi neraca, total aset perseroan per 31 Desember 2025 tercatat Rp2,63 triliun, naik 31,8% dibandingkan 2024 sebesar Rp2,00 triliun.

Kenaikan ini terutama didorong oleh, Piutang transaksi perantara pedagang efek pihak ketiga yang melonjak menjadi Rp1,28 triliun, Portofolio efek sebesar Rp924,74 miliar dan Piutang reverse repo Rp268,77 miliar. Di sisi lain, total liabilitas meningkat menjadi Rp990,02 miliar dari Rp445,55 miliar, seiring naiknya utang transaksi perantara pedagang efek. Ekuitas perseroan turut menguat menjadi Rp1,64 triliun dari Rp1,55 triliun.

Pada 2025, perseroan membagikan dividen kas sebesar Rp106,71 miliar. Saldo laba belum ditentukan penggunaannya kini mencapai Rp1,49 triliun. Meski laba melonjak, arus kas dari aktivitas operasi tercatat Rp121,52 miliar, turun dibandingkan 2024 sebesar Rp231,41 miliar. Kas dan setara kas di akhir tahun berada di level Rp6,88 miliar.@

Rin/timEGINDO.com

Scroll to Top