One Way Efektif Atasi Kemacetan Libur Panjang, tetapi Tidak Boleh Korbankan Arus Berlawanan

Pemerhati transportasi dan hukum, AKBP (Purn.) Budiyanto, S.H., S.Sos., M.H.,
Pemerhati transportasi dan hukum, AKBP (Purn.) Budiyanto, S.H., S.Sos., M.H.,

Jakarta|EGINDO.co Pemerhati transportasi dan hukum, AKBP (Purn.) Budiyanto, S.H., S.Sos., M.H., menilai bahwa sistem manajemen lalu lintas dengan rekayasa satu arah (one way) atau sistem satu arah (SSA) cukup efektif dalam mengurai kemacetan saat libur panjang. Efektivitas ini telah terbukti secara empiris dalam berbagai momentum libur nasional, termasuk saat arus mudik dan balik Lebaran.

“Kekurangan tentu ada, tetapi kita harus menilainya secara objektif bahwa manfaatnya lebih besar dibandingkan mudaratnya. Masyarakat, khususnya para pemudik, merasakan manfaatnya karena perjalanan menjadi lebih lancar, aman, dan relatif tepat waktu,” ujar Budiyanto.

Namun, ia mengingatkan bahwa kelancaran arus di satu sisi tidak boleh mengabaikan dampak bagi arus berlawanan. Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas seperti one way harus diimbangi dengan pengaturan jalur alternatif, perubahan rute angkutan umum, serta kombinasi dengan sistem lawan arus (contra flow) di titik-titik tertentu. Dengan demikian, kendaraan dari arah yang berlawanan tetap memiliki ruang gerak dan tidak mengalami hambatan yang berlebihan.

Baca Juga :  Kapal Selam Titanic Mengalami Ledakan Dahsyat, 5 Orang Tewas

Selain itu, durasi penerapan sistem satu arah harus diperhitungkan dengan cermat. Jika terlalu lama, dapat memicu kejenuhan dan ketegangan emosional bagi pengguna jalan yang terdampak, yang dalam situasi tertentu bisa berujung pada aksi anarkis seperti pemblokiran jalan. Oleh karena itu, perlu ada keseimbangan dalam penerapannya.

Sosialisasi yang memadai juga menjadi faktor krusial. Masyarakat harus mendapatkan informasi yang jelas mengenai jalur alternatif serta pola pengaturan lalu lintas yang diterapkan. Oleh karena itu, Pusat Manajemen Lalu Lintas Regional (Regional Traffic Management Center/RTMC) di masing-masing kepolisian daerah harus berperan aktif dalam memberikan informasi akurat dan terkini kepada masyarakat.

“Pengguna jalan juga harus proaktif dalam memantau situasi lalu lintas melalui berbagai kanal informasi yang tersedia agar tidak terjebak dalam kemacetan,” tambah Budiyanto.

Baca Juga :  Sekolah Wajib Tutup 5 Hari Jika Ditemukan Kasus Covid-19

Dengan penerapan yang terukur serta komunikasi yang efektif, sistem satu arah tetap dapat menjadi solusi optimal dalam mengatasi kemacetan saat libur panjang tanpa mengorbankan kepentingan pengguna jalan dari arah yang berlawanan. (Sadarudin)

Bagikan :
Scroll to Top