Jakarta | EGINDO.com – PT OKI Pulp & Paper Mills bagian dari Asia Pulp and Paper (APP) Group mengimplementasikan kepedulian lingkungan melalui kebijakan keberlanjutan yang berfokus pada teknologi rendah emisi, perlindungan ekosistem, dan pengelolaan sumber daya secara efisien.
Adapun pilar utama kepedulian lingkungan yakni teknologi dan energi terbarukan dimana pabrik menggunakan teknologi mutakhir untuk meminimalkan dampak operasional yakni Bark Gasification dengan menggunakan sisa kulit kayu sebagai biofuel untuk menghasilkan energi, yang mampu mengurangi konsumsi minyak dan gas pada lime kilns hingga 80%.
Kemudian energi mandiri melalui recovery boiler dan teknologi gasifikasi, pabrik menghasilkan sekitar 750 Megawatt listrik dari sumber energi terbarukan. Standar emisi mendesain pabrik mengacu pada standar emisi ketat, termasuk kriteria Integrated Pollution and Prevention Control (IPPC) dari Uni Eropa.
Konservasi dan pemulihan ekosistem dimana koridor gajah yakni perusahaan membangun koridor gajah untuk menghubungkan lima kantong populasi gajah di area Hutan Tanaman Industri (HTI) agar terhubung dengan konsesi restorasi ekosistem. Disamping itu juga mitigasi konflik Satwa dengan menyediakan lahan pakan berupa rumput gajah seluas puluhan hektar dan membuat ratusan tanda jalur lintasan gajah untuk mencegah konflik dengan manusia.
Dilakukan juga model desa peduli gambut dengan mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di lahan gambut terkelola, seperti pembukaan lahan sawah untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.
PT OKI Pulp & Paper Mills dalam laman resminya yang dikutip EGINDO.com menyebutkan melakukan pengelolaan sumber daya dan limbah dimana adanya efisiensi air yakni menargetkan pengurangan intensitas penggunaan air sebesar 30% hingga tahun 2030 mendatang.
Dilakukan juga pengurangan limbah B3 yakni telah berhasil mengurangi timbulan limbah kemasan B3 hingga 51% melalui optimalisasi produksi dan program pengembalian kemasan kimia. Adanya rantai pasok bebas deforestasi dengan mewajibkan seluruh pemasok serat kayu mematuhi Forest Conservation Policy (FCP) untuk menjamin bahan baku tidak berasal dari deforestasi hutan alam.
Implementasi kepedulian lingkungan PT OKI Pulp & Paper Mills di masyarakat dilakukan melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi yang selaras dengan pelestarian alam. Strategi utamanya adalah meminimalisir ketergantungan masyarakat pada hutan alam guna mencegah kebakaran dan kerusakan ekosistem. Bentuk implementasi konkret di lapangan yakni Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA), program ini adalah inisiatif unggulan APP Group untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan cara Pertanian Tanpa Bakar dengan mengedukasi dan membantu masyarakat mengolah lahan tanpa metode tebang-bakar.
Selanjutnya Diversifikasi Ekonomi yakni memberikan bantuan bibit, ternak, dan alat pertanian untuk meningkatkan pendapatan warga. Contoh keberhasilannya termasuk budidaya jahe merah dan madu di beberapa desa sekitar area operasional. Pendampingan Kelompok dengan membentuk kelompok tani desa untuk mengelola sumber daya secara mandiri dan berkelanjutan.
Lalu akses air bersih dan lingkungan sehat dimana perusahaan mengatasi kesulitan air bersih di wilayah rawa dan gambut melalui teknologi Metode Reverse Osmosis (RO) yakni mengolah air gambut menjadi air minum layak konsumsi bagi warga di sekitar pabrik seperti di Air Sugihan.
Melakukan Pembangunan infrastruktur dasar seperti jamban sehat untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat. Pendidikan Lingkungan dengan memberikan bantuan beasiswa dan alat tulis, serta edukasi dini mengenai pentingnya menjaga hutan kepada anak-anak sekolah di sekitar konsesi. Melalui program-program tersebut, PT OKI Pulp & Paper berupaya menciptakan hubungan saling menguntungkan antara keberlangsungan industri dan kesejahteraan lingkungan masyarakat.@
Bs/fd/timEGINDO.com