Oesman Widjaja: Pangkalan Data, Punggung Industri Digital

Chairman & CEO Sinarmas Telecommunications & Technology Franky Oesman Widjaja. (Foto: Dok. Sinarmas)
Chairman & CEO Sinarmas Telecommunications & Technology Franky Oesman Widjaja. (Foto: Dok. Sinarmas)

Jakarta | EGINDO.co – Chairman & CEO Sinar Mas Telecommunications & Technology Franky Oesman Widjaja mengatakan pangkalan data menjadi tulang punggung (tiang) perkembangan industri digital di Indonesia. “Selain itu, berkembangnya pangkalan data akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat juga akan memacu inovasi sektor industri 4.0 di Tanah Air,” kata Franky dalam siaran persnya Jumat 5 November 2021 kemarin yang dikutip EGINDO.co

Menurut Franky, pembangunan infrastruktur pangkalan data di dalam negeri yang memadai menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan. Dengan menggunakan pangkalan data yang berada di dalam negeri akan memberi kemampuan untuk akses data yang lebih mudah, cepat dan aman. Diakui Franky, untuk mendukung pengembangan ekonomi digital yang sangat pesat serta menciptakan lapangan kerja yang besar di bidang digitalisasi dan industri 4.0.

Pertukaran dokumen perjanjian dilakukan antara Chairman dan CEO Sinarmas Telecommunication and Technology, Franky Oesman Widjaja dan CEO G42, Peng Xiao dalam sebuah acara yang digelar di Expo Dubai Kamis, 4 November 2021, dan disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Crown Prince United Arab Emirates, Sheikh Mohammed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan

Franky optimis kerja sama ini akan mewujudkan pembangunan pangkalan data di Tanah Air dan menjaga kedaulatan data nasional yang sedang dilakukan Pemerintah Indonesia. Smartfren, perusahaan dari Grup Sinarmas milik konglomerat Eka Tjipta Widjaja itu menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan investor asal Abu Dhabi, G42 Investment AI Holding RSC Ltd (G42), untuk menyelenggarakan pangkalan data (data center) berkapasitas 1.000 Mega Watt (MW).

G42 merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kecerdasan buatan dan komputasi awan. Kerja sama juga akan melibatkan mitra lokal PT Amara Padma Sehati (APS). Franky menambahkan Smartfren dan perusahaan afiliasinya PT Mora Telematika Indonesia (Moratelindo) yang bergerak di penyedia konektivitas berbasis serat optik, akan berkolaborasi dengan APS dan G42 sebagai mitra strategis. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki, kolaborasi keduanya diharapkan mampu meningkatkan ketahanan, keamanan, dan kedaulatan nasional.

Baca Juga :  Nikmati Hidden Paradise Di Pulau Leebong Belitung

Sementara itu, CEO, G42 Peng Xiao menjelaskan G42 bersama Etisalat baru saja menggabungkan bisnis pangkalan data mereka. Kombinasi itu akan menjadi bisnis pangkalan data terbesar di Uni Emirat Arab. G42 bangga dan siap bekerja sama dengan Smartfren serta menjadi mitra strategis mendukung ketahanan data di [email protected]

Rel/TimEGINDO.co

 

Bagikan :