Santa Clara,Calif | EGINDO.co – Nvidia berencana meluncurkan prosesor baru yang dirancang untuk membantu OpenAI dan pelanggan lainnya membangun sistem AI yang lebih cepat dan efisien, demikian laporan Wall Street Journal pada hari Jumat, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Nvidia sedang mengembangkan sistem baru untuk komputasi “inferensi”, suatu bentuk pemrosesan yang memungkinkan model AI untuk merespons pertanyaan, kata laporan itu.
Platform baru ini akan diresmikan pada konferensi pengembang GTC Nvidia di San Jose bulan depan dan akan menggabungkan chip yang dirancang oleh perusahaan rintisan Groq, tambah laporan itu mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut. Nvidia dan OpenAI tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.
Reuters awal bulan ini melaporkan bahwa OpenAI tidak puas dengan kecepatan perangkat keras Nvidia dalam memberikan jawaban kepada pengguna ChatGPT untuk jenis masalah tertentu seperti pengembangan perangkat lunak dan AI yang berkomunikasi dengan perangkat lunak lain.
Mereka membutuhkan perangkat keras baru yang pada akhirnya akan menyediakan sekitar 10 persen dari kebutuhan komputasi inferensi OpenAI di masa mendatang, kata salah satu sumber kepada Reuters.
Pembuat ChatGPT telah membahas kerja sama dengan perusahaan rintisan termasuk Cerebras dan Groq untuk menyediakan chip guna mempercepat inferensi, menurut dua sumber. Namun, Nvidia mencapai kesepakatan lisensi senilai $20 miliar dengan Groq yang menghentikan pembicaraan OpenAI, kata salah satu sumber kepada Reuters.
Pada bulan September, Nvidia mengatakan bermaksud untuk menginvestasikan hingga $100 miliar ke OpenAI sebagai bagian dari kesepakatan yang memberikan saham kepada pembuat chip tersebut di perusahaan rintisan dan memberikan OpenAI dana yang dibutuhkan untuk membeli chip canggih.
Sumber : CNA/SL