Norwegia Mengupayakan Regulasi Negara Untuk AI

Kecerdasan Buatan - Artificial Intelligence,AI
Kecerdasan Buatan - Artificial Intelligence,AI

Oslo | EGINDO.co – CEO sovereign wealth fund Norwegia, Nicolai Tangen, meminta pemerintah untuk mempercepat regulasi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), Financial Times melaporkan pada hari Jumat.

Dana kekayaan senilai $1,4 triliun, yang merupakan yang terbesar di dunia, akan mengungkapkan pedoman pada bulan Agustus tentang bagaimana perusahaan-perusahaan yang diinvestasikannya harus menggunakan AI secara etis, Tangen mengatakan kepada surat kabar tersebut dalam sebuah wawancara.

Dana Pensiun Pemerintah Global beroperasi di bawah pedoman etika yang ditetapkan oleh parlemen dan mengecualikan investasi di perusahaan-perusahaan yang tidak menghormati pedoman tersebut. Norges Bank, bank sentral negara ini, memiliki saham di lebih dari 9.200 perusahaan di seluruh dunia melalui dana pensiun tersebut.

Dana tersebut, yang memiliki sekitar 1,5 persen dari semua saham yang terdaftar secara global, merupakan investor besar di perusahaan teknologi termasuk Apple Inc, Alphabet Inc, Nvidia Corp, dan Microsoft Corp, yang semuanya bersiap-siap menggunakan AI untuk mentransformasi bisnis mereka.

Dana ini juga akan mempertimbangkan untuk menggunakan AI untuk membantu pemungutan suara proksi pada “puluhan ribu mosi” pada rapat pemegang saham tahunan tahun depan, kata Tangen kepada FT.

Norges Bank Investment Management (NBIM), yang mengoperasikan dana kekayaan tersebut, tidak menanggapi permintaan Reuters untuk memberikan komentar.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top