Oslo | EGINDO.co – Federasi Renang Norwegia tidak akan menjadi tuan rumah kejuaraan internasional selama World Aquatics (WA) mengizinkan atlet dari Rusia dan Belarus untuk berkompetisi, demikian disampaikan Presiden badan pengatur negara tersebut, Cato Bratbakk, kepada Reuters.
Keputusan ini menandai semakin dalamnya perpecahan dalam komunitas renang internasional setelah WA mencabut pembatasan netralitas pekan lalu.
“Posisi kami jelas. Kami tidak akan menjadi tuan rumah kejuaraan apa pun selama atlet senior dan junior Rusia dan Belarus memiliki akses penuh, hak masuk, dan diizinkan untuk menggunakan bendera dan lagu kebangsaan mereka,” kata Bratbakk pada hari Selasa.
Atlet Rusia dan Belarus diizinkan untuk berkompetisi dalam acara WA dengan seragam, bendera, dan lagu kebangsaan masing-masing sejak 14 April. Badan pengatur global tersebut menambahkan bahwa Rusia dan Belarus akan kembali memperoleh hak keanggotaan penuh.
Atlet dari Rusia dan Belarus dilarang mengikuti acara olahraga internasional setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, yang sebagian dilancarkan dari wilayah Belarus.
Norwegia kini berupaya untuk melakukan boikot regional yang lebih luas terhadap tugas penyelenggaraan kejuaraan.
“Kami dijadwalkan bertemu dengan kolega-kolega Nordik minggu depan, di mana kami berharap posisi kami akan menciptakan momentum untuk melawan keputusan yang dibuat oleh World Aquatics,” kata Bratbakk.
Langkah ini mengikuti sikap serupa yang diambil oleh Polandia pada hari Jumat.
World Aquatics mengatakan kepada Reuters dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa bahwa mereka “tetap bertekad untuk memastikan bahwa kolam renang dan perairan terbuka tetap menjadi tempat di mana atlet dari semua negara dapat berkumpul dalam kompetisi yang damai.”
Sumber : CNA/SL