Tokyo | EGINDO.co – Nippon Steel dan U.S. Steel tengah dalam pembicaraan aktif mengenai kesepakatan yang akan mempertahankan merger senilai $14 miliar dan mengamankan investasi miliaran dolar lagi dari produsen baja Jepang tersebut ke fasilitas Rust Belt, Semafor melaporkan pada hari Kamis.
Dalam pertemuan baru-baru ini dengan pejabat Gedung Putih, Nippon telah menawarkan untuk meningkatkan $2,7 miliar yang sebelumnya ditawarkan untuk meningkatkan pabrik-pabrik U.S. Steel menjadi $7 miliar, kata laporan itu, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.
Nippon Steel dan U.S. Steel tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk memberikan komentar.
Presiden Nippon Steel Tadashi Imai pada hari Senin mengatakan kepada wartawan bahwa produsen baja terbesar di Jepang dan U.S. Steel akan melanjutkan negosiasi dengan pemerintah AS untuk mencapai kesepakatan mengenai ketentuan pembelian ekuitas dan rencana investasi masa depan.
Pada bulan Februari, Presiden AS Donald Trump, bersama Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba di Ruang Oval, mengatakan bahwa tawaran Nippon Steel senilai $14,9 miliar untuk U.S. Steel akan berbentuk investasi, bukan pembelian.
Trump juga mengatakan pada pertengahan Februari bahwa ia tidak keberatan jika Nippon Steel mengambil saham minoritas di U.S. Steel.
Nippon Steel, produsen baja terbesar keempat di dunia, mengajukan tawaran senilai $14,9 miliar untuk U.S. Steel pada bulan Desember 2023, yang pada akhirnya menjanjikan investasi miliaran dolar untuk merombak infrastrukturnya yang sudah tua dan berjanji untuk mempertahankan kantor pusatnya di Pittsburgh, Pennsylvania.
Sumber : CNA/SL