Tokyo | EGINDO.co – Produsen baja terbesar Jepang, Nippon Steel Corp., telah merekrut mantan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo untuk membantu upayanya mengakuisisi U.S. Steel, kata perusahaan Jepang itu pada Sabtu.
“Kami berharap dapat bekerja sama dengannya untuk lebih menekankan cara akuisisi U.S. Steel oleh Nippon Steel dapat memperkuat ekonomi dan keamanan nasional negara ini,” kata Nippon Steel dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.
Kantor berita Jepang Kyodo dan Bloomberg, yang pertama kali melaporkan penunjukan tersebut, mengatakan Pompeo telah dipekerjakan sebagai penasihat. Nippon Steel mengatakan dalam pernyataannya bahwa Pompeo belum diberi jabatan tertentu di perusahaan tersebut.
Pembuat baja nomor 4 dunia itu menambahkan bahwa Pompeo, yang menjabat sebagai menteri luar negeri selama masa kepresidenan Donald Trump, adalah sosok yang sangat dihormati di kalangan Demokrat dan Republik.
Pembuat baja itu mengeluarkan pernyataannya pada malam di AS.
Meskipun kedua produsen baja tersebut telah menerima semua persetujuan regulasi di luar Amerika Serikat untuk usulan merger senilai $14,9 miliar, mereka menghadapi pertentangan politik dan pengawasan regulasi dari dalam Amerika Serikat.
Nippon Steel juga menghadapi keberatan dari serikat pekerja United Steelworkers (USW) yang kuat, yang khawatir kesepakatan tersebut dapat menyebabkan hilangnya pekerjaan. Perusahaan Jepang tersebut telah berjanji untuk menghormati perjanjian antara U.S. Steel dan USW, sambil menawarkan beberapa komitmen lain juga.
Baik calon presiden dari Partai Republik Trump maupun Presiden Joe Biden telah mengatakan bahwa mereka akan memblokir kesepakatan tersebut.
Negosiator utama Nippon Steel untuk kesepakatan tersebut, Wakil Ketua Takahiro Mori, mengunjungi Amerika Serikat bulan ini, termasuk fasilitas U.S. Steel, dan bertemu dengan para pemangku kepentingan dan karyawan, kata perusahaan tersebut awal minggu ini.
Sumber : CNA/SL