Jakarta|EGINDO.co Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan memberikan penghormatan terakhir kepada Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu yang wafat pada Minggu (31/5). Jenazah almarhum tiba di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026) pagi untuk disemayamkan sebelum dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.
Prosesi penghormatan negara digelar sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama puluhan tahun menjaga kedaulatan serta memperkuat pertahanan nasional. Upacara persemayaman dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan, sementara upacara pemakaman militer dijadwalkan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia.
Ryamizard dikenal sebagai salah satu tokoh penting di lingkungan TNI Angkatan Darat. Perwira lulusan Akabri 1974 itu pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 2002–2005 sebelum dipercaya menjadi Menteri Pertahanan pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2014–2019. Selama kariernya, ia dikenal memiliki komitmen kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mendorong penguatan sistem pertahanan negara.
Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan. Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan duka cita atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan tersebut. Sejumlah tokoh nasional, pejabat negara, dan purnawirawan TNI juga memberikan penghormatan serta mengenang kontribusi besar Ryamizard bagi pertahanan dan keamanan Indonesia.
Kepergian Ryamizard meninggalkan jejak panjang pengabdian di dunia militer dan pemerintahan. Bagi Kementerian Pertahanan, almarhum dikenang sebagai sosok pemimpin yang tegas, berprinsip, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi dalam membangun pertahanan negara. (Sn)