MRT Bundaran HI–Monas Ditargetkan Beroperasi Semester II/2027, Progres Fase 2A Tembus 55,89%

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Proyek pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta lintas Bundaran HI–Monas ditargetkan mulai beroperasi pada semester II tahun 2027. Hingga akhir Desember 2025, progres konstruksi MRT Fase 2A telah mencapai 55,89 persen, seiring percepatan pengerjaan di sejumlah titik strategis.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, menyampaikan bahwa salah satu paket utama dalam proyek tersebut, yakni kontrak CP201 yang meliputi pembangunan Stasiun Thamrin dan Stasiun Monas, menunjukkan capaian signifikan. Per 25 Desember 2025, progres fisik CP201 tercatat sebesar 91,16 persen, melampaui target awal yang dipatok sebesar 89,69 persen.

“Untuk lintasan Bundaran HI hingga Monas, kami menargetkan operasional pada semester kedua 2027,” ujar Tuhiyat usai acara groundbreaking pembangunan pintu masuk (entrance) Stasiun Harmoni MRT lintas Utara–Selatan di kawasan Duta Merlin, Selasa (20/1/2026).

Saat ini, berbagai pekerjaan konstruksi dan instalasi masih terus berlangsung di Stasiun Thamrin dan Monas. Pekerjaan tersebut mencakup pemasangan traffic decking, penataan lantai dengan homogeneous tile, hingga instalasi station fan sebagai bagian dari sistem ventilasi stasiun.

Sebelum resmi melayani penumpang, jalur MRT sepanjang 1,96 kilometer tersebut akan melalui tahapan pengujian dan uji coba operasional. Proses ini dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan dan keandalan sistem, sebagaimana yang diterapkan pada pengoperasian MRT Jakarta Fase 1 sebelumnya.

Dengan progres yang terus melampaui target, PT MRT Jakarta optimistis penyelesaian proyek MRT Fase 2A dapat berjalan sesuai jadwal dan menjadi bagian penting dalam penguatan sistem transportasi massal perkotaan di Jakarta. (Sn)

Scroll to Top