Medan | EGINDO.com – Transaksi digital perbankan melejit, mobile banking menjadi pendorong utama aplikasi BRImo yang kini memiliki 44,4 juta pengguna. Jumlah angka pengguna mobile banking PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) itu dinyatakan Direktur Finance & Strategy BRI, Viviana Dyah Ayu kepada wartawan belum lama ini.
Meningkatnya jumlah pengguna mobile banking BBRI melalui aplikasi BRImo itu sejalan dan seiring dengan informasi dari Bank Indonesia (BI) yang mencatat aktivitas transaksi digital perbankan yang terus mengalami pertumbuhan pesat hingga September 2025, terutama pada layanan mobile banking atau superapp yang digunakan nasabah ritel.
Sejumlah bank-bank besar di Indonesia umumnya mencatat atau menorehkan lonjakan yang signifikan pengguna mobile banking. Hal itu sejalan dengan terjadinya pergeseran perilaku masyarakat dalam perbankan yakni menggunakan kanal digital.
Faktanya, data Bank Indonesia menunjukkan, volume transaksi mobile banking sepanjang delapan bulan tahun 2025 mencapai 15,91 miliar. Jumlah tersebut naik 28,62 persen dibanding dengan periode sama tahun 2024. Selain meningkatnya jumlah pengguna mobile banking juga meningkat secara signifikan jumlah nilai transaksi yakni meningkat 19,45 persen menjadi Rp 17.613 triliun.
Sedangkan untuk PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat kinerja serupa melalui aplikasi BRImo yang kini memiliki 44,4 juta pengguna. Nilai transaksi pada aplikasi BRImo mencapai Rp 5.067,1 triliun pada Januari hingga September 2025, meningkat 25,6 persen dibanding tahun 2024.
Direktur Finance & Strategy BRI, Viviana Dyah Ayu, mengatakan bahwa saat ini 99,4 persen transaksi di BRI telah dilakukan melalui kanal digital. “Aplikasi bisnis BRI, Qlola, mencatat nilai transaksi Rp 9.317 triliun, melonjak 35,4 persen. Pencapaian ini sebagai bukti keberhasilan BBR dalam mendorong migrasi nasabah dari transaksi berbasis outlet ke platform digital,” kata Viviana Dyah Ayu menegaskan.@
Fadmin Malau/timEGINDO.com