Minyak Naik Didorong Kesepakatan Dagang Jepang & Lonjakan Permintaan AS

Harga Minyak Naik
Harga Minyak Naik

Beijing | EGINDO.co – Harga minyak stabil pada perdagangan awal Rabu setelah jatuh selama tiga sesi berturut-turut karena kesepakatan perdagangan AS dengan Jepang mengisyaratkan kemajuan tarif dan sebuah jajak pendapat menunjukkan stok minyak mentah AS turun pekan lalu, menunjukkan permintaan yang lebih kuat.

Minyak mentah Brent berjangka naik 33 sen, atau 0,48 persen, menjadi $68,92 per barel pada pukul 00.23 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 33 sen, atau 0,51 persen, menjadi $65,64 per barel.

Presiden Donald Trump mengatakan pada Selasa bahwa AS dan Jepang telah mencapai kesepakatan perdagangan yang mencakup tarif 15 persen atas impor AS dari Jepang. Ia juga mengatakan Jepang telah menyetujui investasi senilai $550 miliar di AS.

Harga minyak anjlok pada sesi sebelumnya setelah Uni Eropa menyatakan sedang mempertimbangkan langkah-langkah balasan terhadap tarif AS, karena memudarnya harapan tercapainya kesepakatan menjelang batas waktu 1 Agustus.

Dan stok minyak mentah AS diperkirakan turun pekan lalu, begitu pula dengan stok distilat dan bensin, menurut jajak pendapat Reuters yang diperpanjang pada hari Selasa.

Sembilan analis yang disurvei oleh Reuters menjelang data stok mingguan memperkirakan rata-rata stok minyak mentah turun sekitar 1,6 juta barel dalam pekan hingga 18 Juli.

Stok minyak mentah dan bensin AS turun pekan lalu sementara stok distilat naik, menurut sumber pasar, mengutip data American Petroleum Institute pada hari Selasa.

Dalam sinyal positif lainnya bagi pasar, Menteri Energi AS mengatakan pada hari Selasa bahwa AS akan mempertimbangkan sanksi terhadap minyak Rusia untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Uni Eropa pada hari Jumat menyetujui paket sanksi ke-18 terhadap Rusia, yang menurunkan batas harga minyak mentah Rusia. Namun, para analis mengatakan kurangnya partisipasi AS akan menghambat efektivitas paket tersebut.

Sumber ; CNA/SL

Scroll to Top