Catatan: Fadmin Malau
SETIAP sudut kota Mekah mempunyai cerita dan kota Mekah disebut Tanah Haram. Ketika mendengar kata “haram” terbayang adalah dosa. Kata “haram” yang dimaksud untuk Tanah Haram bukan berarti berdosa akan tetapi kata “haram” berasal dari kata hurmah yang berarti suci dan dihormati. Kata “Haram” berasal dari akar kata Hurmah yakni sebuah kosakata Arab yang megah, berarti kehormatan, kesucian, dan perlindungan mutlak.
Tanah Haram berarti tanah yang terlalu suci untuk dinodai. Jauh sebelum dunia modern merumuskan konsep cagar alam atau hak asasi binatang, Tanah Haram telah menjadi suaka alam tertua dan paling aman di muka bumi. Di sini, manusia dipaksa untuk hidup berdampingan secara radikal dengan alam. Kita tidak lagi menjadi penguasa yang merusak, melainkan tamu yang harus tahu diri sebuah Oase Spiritual bagi setiap jiwa yang datang.
Tanah Haram dimana pahala shalat dilipatgandakan. Ketika shalat di Makkah, khususnya di Masjidil Haram, dilipatgandakan menjadi 100.000 kali lipat dibandingkan dengan shalat di masjid lain. Hal itu menurut hadits yang diriwayatkan Ahmad dan Ibnu Majah. Disebutkan besaran pahala Shalat untuk satu shalat di Masjidil Haram bernilai sama dengan 100.000 shalat di tempat lain. Keutamaan itu berlaku untuk setiap rakaat yang dikerjakan di tanah suci.
Bukan hanya di Masjidil Haram akan tetapi di Tanah Haram atau cakupan wilayah di Makkah. Hal itu pendapat sebagian besar ulama bahwa kelipatan pahala 100.000 itu berlaku di seluruh kawasan Tanah Haram Makkah, bukan hanya di bangunan utama Masjidil Haram saja. Artinya, dimana pun juga jika di Tanah Haram Makkah. Seseorang yang shalat di hotel, penginapan, atau masjid sekitar kota Makkah selama masih berada di dalam batas Tanah Haram tetap mendapatkan keutamaan pahala yang sama.
Bagi jamaah umroh, Tanah Haram adalah momen transisi jiwa. Ada gema pahala yang berlipat ganda. Satu sujud di Masjidil Haram bernilai seratus ribu kali lipat di tempat lain. Tanah Haram adalah tempat terbaik untuk meluruhkan ego. Tanah Haram adalah sebuah proklamasi bahwa kedamaian absolut itu ada. Jamaah umroh berusaha selama di Makkah dapat shalat sebanyak mungkin untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
Keistimewaa Makkah bukan saja kepada jamaah umroh, kepada umat Islam yang berada di Makkah akan tetapi kota Makkah adalah kota awal dari segalanya. Bagi Rasulullah Muhammad SAW, kota Makkah adalah tempat dimana keteguhan iman ditempa, dan tempat di mana cinta kepada Allah dan tanah air menyatu dengan begitu indah.

Kota Makkah memang gersang akan tetapi bukan sekadar titik koordinat di peta gurun yang gersang. Dalam kegersangannya, kota Makkah adalah rumah jiwa bagi Nabi Muhammad SAW, tanah kelahiran, dan tempat dimana setiap sudut kotanya menyimpan memori mendalam tentang perjuangan, cinta, dan wahyu ilahi.
Kota Makkah adalah kota yang sangat melekat di hati Rasulullah Muhammad SAW. Makkah adalah kota yang paling dicintainya karena adanya ikatan batin saat Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Nabi Muhammad SAW memandang Ka’bah dan bersabda: “Demi Allah, engkau adalah bumi Allah yang terbaik dan bumi yang paling dicintai-Nya. Seandainya aku tidak diusir darimu, niscaya aku tidak akan keluar meninggalkanmu.” (Riwayat HR. Tirmidzi)
Dalam hidup dan kehidupan Nabi Muhammad SAW kota Makkah adalah kota dimana pada tahun Gajah, Nabi Muhammad SAW lahir ke dunia. Makkah menyaksikan masa kecil beliau yang penuh berkah sebagai anak yatim, masa remaja yang jujur hingga dijuluki Al-Amin atau Yang Terpercaya hingga pernikahan indahnya bersama Sayyidah Khadijah RA.
Kota Makkah merupakan gerbang langit yang terbuka di bumi. Faktanya kota Makkah adalah tempat pertama Malaikat Jibril membawa lima ayat pertama Al-quran, Surah Al-Alaq. Ketika keheningan Gua Hira di puncak Jabal Nur, adalah tempat terjawabnya pencarian spiritual Nabi Muhammad SAW. Ketika Jibril membawa wahyu sesungguhnya Makkah menjadi tempat di bumi yang terhubung dengan langit.
Masjidil Haram adalah tempat paling utama dan pusat dari seluruh rangkaian ibadah bagi jemaah umrah di Makkah dimana pusat ibadah utama di Ka’bah dan sekitarnya. Ka’bah adalah bangunan suci yang menjadi kiblat umat Islam sedunia dan pusat pelaksanaan tawaf (mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran).
Kemudian Hajar Aswad adalah batu hitam surgawi yang terletak di sudut timur Ka’bah, menjadi titik awal dan akhir prosesi tawaf. Multazam adalah area dinding Ka’bah diantara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah, dikenal sebagai tempat paling mustajab untuk memanjatkan doa.
Maqam Ibrahim adalah batu tempat berpijak Nabi Ibrahim saat membangun Ka’bah, disunnahkan melaksanakan salat di belakangnya setelah tawaf selesai. Hijir Ismail adalah area setengah lingkaran di samping Ka’bah yang memiliki keutamaan setara dengan bagian dalam Ka’bah untuk salat dan berdoa. Sumur Zamzam adalah sumber air suci yang terletak di kawasan Masjidil Haram, tempat jemaah minum dan mengambil air berkah selama beribadah.@
***
(Bersambung untuk Ahad setiap pekan; Menjemput rindu di Tanah Haram……)