Menhub Minta INACA Dukung Konektivitas Di Wilayah 3TP

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dalam pembukaan Rapat Umum Anggota INACA, Kamis (18/11/2021).
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dalam pembukaan Rapat Umum Anggota INACA, Kamis (18/11/2021).

Jakarta | EGINDO.com    — Kementerian Perhubungan  (Kemenhub) meminta Indonesia National Air Carrier Association (INACA) untuk mendukung konektivitas transportasi di wilayah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP).

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan bahwa sektor penerbangan, sebagai operator, menjadi tulang punggung dan memegang peranan penting bagi pendistribusian logistik dan pergerakan manusia menuju wilayah di 3TP.

Tidak hanya menghubungkan semua pulau di Indonesia namun dapat menekan kesenjangan harga yang mungkin terjadi. Kemenhub meminta dukungan dari INACA dan anggotanya agar dapat melayani penerbangan yang ada di 3TP.

“Seperti di Papua, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera. Dan melalui RUA ini anggota INACA dapat mendukung visi dan misi Presiden Joko Widodo yaitu menjaga konektivitas dengan baik, handal, berdaya saing dan mengutamakan unsur keselamatan dan keamanan penerbangan,” ucap Budi.

Disampaikan Menhub dalam pembukaan Rapat Umum Anggota INACA, Kamis (18/11/2021). Ia mendorong INACA agar pro aktif dalam mengkomunikasikan secara terbuka terkait tantangan yang dihadapi industri penerbangan saat ini.

“Dan tidak lupa memberikan kontribusi berupa masukan dan usulannya dalam penyelesaian masalah-masalah yang tengah dialami oleh industri maskapai saat ini,” kata Budi.

Sebab, ucap Budi, Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada konektivitas udara, jutaan orang juga bergantung pada distribusi logistik yang dilakukan oleh transportasi udara, hal ini untuk memutar roda ekonomi di suatu daerah.

“Oleh karena itu, pemulihan industri penerbangan yang aman dan berkelanjutan agar dapat keluar dari Pandemi Covid-19 menjadi proritas kita semua. Untuk mencapai hal tersebut, Pemerintah berharap dukungan dan kontribusi dari INACA,” imbuh Budi.

Sumber: Tribunnews/Sn

 

Bagikan :
Baca Juga :  Kisah Kisah Eksekusi Perluasan Ganjil Genap